Breaking News:

5 Etika yang Perlu Diperhatikan Wisatawan di Jepang, Jangan Angkat Telepon saat di Kereta

Supaya tak menjadi wisatawan menyebalkan saat liburan ke Jepang, ada baiknya kamu memperhatikan etika berikut

Instagram/mitsu_harrison
ohaguro, tren menghitamkan gigi di Jepang 

Maka sebaiknya kamu mengambil foto tempat wisata atau landmark di Jepang saat keadaan sepi. Bisa juga kamu dan temanmu sekalian berfoto.

Namun tetap ingat bahwa ada wisatawan lain yang juga ingin berfoto dengan latar landmark tersebut, sehingga jangan terlalu lama foto-foto.

Selanjutnya, kamu bisa pergi ke destinasi wisata di Jepang yang tak terlalu ramai. Supaya kamu bisa lebih menikmati suasana dan juga berfoto dengan latar yang keren.

2. Pakai tas punggung di bagian depan
Ilustrasi kereta di Jepang.
Ilustrasi kereta di Jepang. (shopback.com)

Kereta Jepang dikenal selalu penuh penumpang, sehingga ada etika tertentu bila kamu naik kendaraan umum ini.

Kalau menggunakan tas punggung saat berada di kereta atau bus, letakkan saja di bagian depan badan.

Tujuannya supaya kamu tak sampai menyenggol orang lain dengan tasmu. Dengan meletakkannya di bagian depan, kamu dapat lebih berhati-hati dalam bergerak.

Tak mendapat tempat duduk, carilah lokasi berdiri yang jauh dari pintu. Biasanya orang Jepang akan berdiri di lorong dengan rapi.

Selain itu, selalu dahulukan orang tua dan penyandang difabel. Beri mereka tempat dudukmu.

3. Bersikaplah sopan saat mengunjungi tempat suci dan kuil

Kuil Kiyomizudera, Kyoto, Jepang
Kuil Kiyomizudera, Kyoto, Jepang (Instagram/ @ryutokyo_official)

Penduduk Jepang mayoritas menganut agama Shinto dan Buddha.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved