Breaking News:

5 Tempat yang Dijuluki Kota Hantu dan Kisah Menyedihkan di Baliknya

Banyak kota yang ditinggalkan penduduknya di dunia ini. Sebut saja Pripyat, kota di Ukraina yang ditinggalkan akibat bencana kebocoran nuklir.

Instagram/sannalinn
Rumah terlantar di Pyramiden 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada beberapa hal yang membuat suatu kota atau wilayah ditinggalkan oleh penduduknya selama bertahun-tahun.

Mulai dari peristiwa alam, peperangan, hingga bencana kebakaran besar.

Kali ini, TribunTravel telah merangkum lima kota di dunia yang ditinggalkan penduduknya dan kini menjelma jadi kota hantu dari laman Reader's Digest.

Kota-kota ini terletak di Norwegia, Korea Selatan, Amerika Serikat, hingga Prancis.

1. Oradour-sur-Glane (Prancis)

Sisa-sisa desa di Prancis ini nyaris tak lagi berdiri hari ini.

Oradour-sur-Glane menjadi pengingat kejahatan yang dilakukan oleh anggota SS Nazi selama Perang Dunia II.

Pada 10 Juni 1944, Jerman membunuh hampir semua orang yang terlihat di desa ini.

Lebih dari 600 orang ditembak mati, para wanita dan anak-anak dibakar hidup-hidup di dalam gereja lokal.

Hanya puing-puing abu dan reruntuhan bangunan yang tersisa, tetapi kota ini sengaja ditinggalkan oleh pemerintah Prancis sebagai kesaksian atas kekejaman itu.

2 dari 4 halaman

2. Okpo Land (Korea Selatan)

Dulu pernah menjadi satu taman hiburan paling terkenal di benua Asia, kini Okpo Land berubah menjadi kota hantu hanya dalam waktu semalam.

Ketika itu, satu kereta di sebuah wahana bertema bebek tergelincir dan menewaskan seorang gadis pada 1999.

Ini sebenarnya bukan kasus kematian pertama di Okpo Land.

Setidaknya ada satu kasus lain di mana seseorang meninggal pada wahana yang sama di tahun 90an, tetapi taman hiburan ini tetap terbuka.

Namun, setelah kasus kematian kedua, pemiliknya menghilang dan taman hiburan yang mengerikan itu kini tak terawat lagi.

3. Tawergha (Libya)

Kisah kota hantu Tawergha bermula dari peperangan dan pemberontakan.

Dipercaya membantu rezim Gaddafi, penduduk kota di Libya ini diusir oleh pasukan pemberontak.

TONTON JUGA

3 dari 4 halaman

Gaddafi digulingkan dan dibunuh pada 2011, tetapi eks penduduk kota Tawergha masih belum diizinkan kembali ke rumah mereka.

Memang ada diskusi tentang mengembalikan mereka ke desa mereka, tetapi zona Tawergha masih dipertahankan oleh milisi.

4. Bodie (California)

Bodie adalah lambang kota Wild, Wild West di Amerika Serikat.

Puluhan saloon, penambang, pemabuk, perampok, dan wanita tuna susila tinggal di kota, menjadikannya tempat yang keras untuk bertahan hidup.

Bodie sebenarnya berlahan subur, meskipun tidak teratur.

Hingga akhirnya, ada dua kebakaran membakar pabrik-pabrik kota.

Setelah itu, bisnis berhenti dan memaksa orang-orang meninggalkan Bodie.

Inilah sebabnya, Bodie menjadi satu di antara kota hantu paling populer di Amerika Serikat.

5. Pyramiden (Norwegia)

4 dari 4 halaman

Di sepanjang jalur Lingkar Arktik, ada sebuah kota Soviet yang ditinggalkan bernama Pyramiden.

Dulunya Pyramiden adalah sebuah kota pertambangan yang berkembang selama Perang Dunia II, tetapi runtuh bersamaan dengan Uni Soviet pada 1990an.

Ditambah sejumlah nasib buruk yang menghantam kota ini.

Yakni, kecelakaan pesawat fatal terjadi di dekatnya dan menewaskan beberapa warga.

Setelah kota ini tak lagi berkembang, dengan cepat diputuskan Pyramiden ditinggalkan pada 1998.

Hingga kini, sebuah patung Lenin masih terlihat sedang 'mengawasi' kota kosong tersebut.

 Fakta Unik Kota Whynot, Kota di Carolina Utara dengan Asal-usul Namanya yang Aneh

 Fakta Unik Istanbul di Turki, Satu-satunya Kota di Dunia yang Berada di Dua Benua

 Menikmati Suasana Vietnam Tempo Dulu di Hoi An, Kota Tua Bersejarah Penuh Bangunan Bergaya Vintage

 Kenang Glenn Fredly, Wali Kota Ambon Bakal Buatkan Museum atau Buku

 Fakta Pendaki Hilang di Gunung Butak Kota Batu, Tanpa Izin dari Pengelola

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
kota hantuNorwegiaKorea Selatan Seunghan (Ex-RIIZE)
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved