Pramugari Ceritakan Pengalamannya Bekerja di Salah Satu Maskapai Terbaik di Dunia

Seorang pramugari menceritakan pengalamannya bekerja di salah satu maskapai terbaik di dunia, yakni Emirates.

Airline Hub Buzz
Pramugari maskapai Emirates. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pramugari menceritakan pengalamannya bekerja di salah satu maskapai terbaik di dunia, yakni Emirates.

Emirates dikenal sebagai maskapai penerbangan mewah yang terus konsisten berada di antara maskapai terbaik di dunia.

Dengan reputasi tersebut, tidak mengherankan jika maskapai yang berbasi di Dubai itu hanya mempekerjakan orang-orang terpilih saja.

Maskapai penerbangan Emirates
Maskapai penerbangan Emirates (instagram.com/@emirates)

Dilansir TribunTravel dari laman Business Indider pada Kamis (16/4/2020), pegawai maskapai Emirates akan mendapatkan tempat tinggal gratis di Dubai dan sejumlah diskon tiket pesawat.

Siti Nurazlin, pramugari asal Singapura yang pernah bekerja di kelas ekonomi hingga kelas pertama mengungkapkan sulitnya mendapat pekerjaan di Emirates.

"Mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari di Emirates memang sulit, apalagi untuk bekerja di kabin kelas satu," tutur Siti Nurazlin dalam sebuah wawancara dengan Business Insider.

Pramugari Ungkap Hal yang Tak Perlu Dilakukan Jika Ingin Upgrade Kelas Gratis di Pesawat

Siti menjelaskan bahwa dibutuhkan sekitar dua tahun dalam kelas ekonomi sebelum beralih ke kelas bisnis, dan dibutuhkan dua tahun lagi sebelum bekerja di kelas pertama.

Perempuan berusia 31 tahun ini bekerja untuk Emirates sejak tahun 2009.

Ia telah memenuhi persyaratan minimum, setidaknya memiliki tinggi 5'2" (dengan jangkauan lengan 7 kaki dan keunggulan untuk bisa mencapai bagasi), fasih berbahasa inggris, dan minimal lulus sekolah menengah atas.

Setelah dia mendapat pekerjaan itu, dia diterbangkan ke Dubai untuk menjalani delapan minggu pelatihan.

Siti Nurazlin menyebut pelatihan tersebut sangat ketat namun sangat menyenangkan.

Selama menjalani pelatihan, ia diajarkan untuk menghadapi berbagai situasi di pesawat, mulai dari penembakan, pembajakan, membuka pintu pesawat, dan menggunakan slide pesawat.

"Kami tidak hanya menjadi pelayan di udara. Kami juga dilatih dalam berbagai aspek seperti keselamatan dan keamanan," ujarnya.

Bahkan, para pramugari Emirates juga dilatih untuk menguasai teknik bela diri, meskipun Nurazlin mengatakan bahwa upaya ini hanya digunakan sebagai jalan terakhir.

Tak hanya itu, para pramugari Emirates juga mendapat pelatihan kecantikan dan tata rias.

Para pramugari tersebut tidak boleh mamakai berlian atau mutiara, serta tata rias harus dilakukan secara alami.

Nurazlin sukses dengan rata-rata melakukan sembilan penerbangan tiap bulannya.

Menurutnya, pramugari bisa melakukan penawaran untuk tujuan penerbangan sekitar satu bulan lebih awal.

Pramugari Emirates Airlines
Pramugari Emirates (accidentaltravelwriter.net)

Jika mereka beruntung dan tawaran mereka diterima, mereka bisa terbang sesuai dengan tujuan yang mereka inginkan.

Ia mengatakan bahwa bagian tersulit dari pekerjaan itu ialah sering berada jauh dari keluarga, dan sering mendapatkan lembur.

Meski jam kerja yang panjang dan sering mengalami kelelahan fisik, gaji yang ia dapat cukup banyak.

Nurazlin juga mengungkapkan bahwa bagian terbaik dari pekerjaannya adalah bisa traveling keliling dunia.

Ia memperkirakan pernah mengunjungi lebih dari 100 kota di berbagai belahan dunia selama bekerja sebagai pramugari.

5 Perjuangan di Balik Pekerjaan Pramugari yang Terlihat Menyenangkan

Curhat Pramugari yang Bekerja saat Wabah Virus Corona

4 Kelakukan Menyebalkan Penumpang Pesawat yang Tak Diungkap Pramugari

Pramugari Ceritakan Momen Mengerikan Pesawat Alami Gangguan Teknis saat Penerbangan

Bekerja di Tengah Wabah Covid-19, Pramugari Ini Khawatir Jadi Carrier

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved