Dispar Gunungkidul Bantu Pelaku Wisata Terdampak Corona dengan Program Kartu Prakerja

Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat setidaknya ada 42 tempat wisata yang tutup sementara sejak 24 Maret 2020.

TRIBUNTRAVEL.COM/Ahmad Nur Rosikin
Suasana ketika TribunTravel.com berkunjung ke Pantai Ngandong, yang berdekatan dengan Pantai Sadranan, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (25/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat setidaknya ada 42 tempat wisata yang tutup sementara sejak 24 Maret 2020.

Penutupan ini sebagai respon atas pandemi COVID-19.

Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, sebanyak 3.635 warga terdampak secara ekonomi akibat penutupan tersebut.

"Mereka ini yang tergabung dalam Pokdarwis, belum termasuk karyawan hotel dan restoran," kata Harry dihubungi pada Rabu (15/04/2020).

Demi menekan dampak yang lebih parah, Dispar Gunungkidul mengarahkan ribuan pelaku wisata ini agar mendapatkan kartu prakerja dan pelatihan sesuai kemampuan dan minat yang dimiliki.

7 Tempat Wisata Goa di Gunungkidul yang Seru Dijelajahi

Harry menjelaskan, solusi ini diambil agar mereka mampu mencari peluang usaha baru untuk memenuhi pendapatan sehari-hari.

Mereka pun diharapkan bisa bertahan melewati pandemi COVID-19 ini.

"Solusi ini sesuai kebijakan dari pemerintah pusat, dan kami menggandeng Disnakertrans untuk melakukan pendataan," jelasnya.

Berdasarkan arahan pemerintah pusat, masa tanggap darurat COVID-19 berlangsung hingga Mei mendatang.

Sedangkan Juni hingga Desember merupakan masa pemulihan, dan masa normalisasi selama setahun di 2021.

Dispar Gunungkidul sendiri mencatat potensi kehilangan peredaran uang dari sektor wisata mencapai Rp 100 miliar hingga akhir Mei.
Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved