Telaga Ranjeng, Tempat Wisata di Kaki Gunung Slamet yang Terkenal Akan Mitos Ikan Keramatnya

Telaga Ranjeng, Objek Wisata Populer di Brebes yang Terkenal Akan Mitos Ikan Keramatnya

Telaga Ranjeng, Tempat Wisata di Kaki Gunung Slamet yang Terkenal Akan Mitos Ikan Keramatnya
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Suasana Telaga Ranjeng di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (29/3/2019) 

TRIBUNTRAVEL.COM - Heboh penemuan warga Banyumas yang hilang 12 tahun membuat nama Telaga Ranjeng terangkat.

Danau ini terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Di kawasan inilah Karyono, warga Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Banyumas, ditemukan.

Telaga Ranjeng berada di bawah kaki Gunung Slamet.

Dikelilingi oleh hutan damar dan pinus.

Telaga ini sudah ada lama sebagai bagian dari kawasan cagar alam.

Secara resmi dibuat pada 1924 tapi ada kepercayaan bahwa sebelumnya terdapat mata air yang menjadi pemandian.

"Menurut cerita orang tua-orang tua, dahulu kala Telaga Ranjeng merupakan tempat mandi para tokoh kerajaan di Jawa.

Jadi mereka menyempatkan diri datang untuk membersihkan diri di sini," ungkap Mbah Warsun (70), warga Pandansari yang berjualan di area depan telaga, kepada Tribunjateng.com, Jumat (29/3/2019).

Udara di kawasan ini sejuk, banyak tumbuh pohon pinus.

Penghuni telaga adalah ribuan ikan yang jinak antara lain lele, mujair, dan emas yang dianggap keramat.

Konon, keberadaan ikan-ikan tersebut misterius.

Sebab, masyarakat sekitar sama sekali tidak memelihara atau menyebarkan benihnya.

Ikan-ikan tersebut tiba-tiba sudah muncul di telaga.

Warga tak ada yang berani memancing atau menjaringnya.

Jumlah ikan pun berlimpah karena tak ada yang mengganggu keberadaan mereka.

Di sisi lain, Telaga Ranjeng juga dianggap sebagai tempat yang mistis.

Di tempat ini banyak orang-orang yang menjalani ritual ngalap berkah (mencari berkah).

Sesuai dengan mitos yang diyakini penduduk sekitar mengenai keberadaan Telaga Ranjeng.

"Ada kepercayaan jika mengambil air di Telaga Ranjeng bisa dipakai untuk mencegah lahan pertanian dari serangan hama.

Jadi banyak warga dari luar seperti Cilacap yang datang hanya untuk mengambil air di telaga," ujar Kasmo, ketua RT 9 RW 4 Desa Pandansari .

Tak hanya memiliki sisi mistis, Telaga Ranjeng juga menjadi daya tarik wisata.

Pengunjung memberi makan ikan-ikan penghuni Telaga Ranjeng, Paguyangan, Brebes, Jumat (29/3/2019).
Pengunjung memberi makan ikan-ikan penghuni Telaga Ranjeng, Paguyangan, Brebes, Jumat (29/3/2019). (TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI)

Para pengunjung dapat memberi makan ikan-ikan penghuni telaga dengan roti.

Jika tidak membawa roti, di sekitarnya terdapat beberapa pedagang yang menjualnya.

Ketika remah-remah roti ditebar, ikan-ikan pun datang berebutan memakannya.

Suasana ini cocok bagi mereka yang datang dengan keluarga atau yang ingin beristirahat menjauhi keramaian kota.

"Saya dengar daerah sini asri dan nyaman.

Jadi saya bawa istri ke Telaga Ranjeng untuk merasakan suasananya," terang Randi (32), pengunjung asal Brebes.

Jarak Telaga Ranjeng dengan ibu kota Kabupaten Brebes di pantai utara Jawa sekitar 65 kilometer.

Bisa ditempuh sekitar dua jam perjalanan.

Lokasinya justru lebih dekat dicapai dari Purwokerto di Banyumas atau jalur selatan Jawa.

Berjarak sekitar 35 kilometer, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam.   

Kawasan Telaga Ranjeng juga dekat dengan perkebunan teh Kaligua yang dikelola PTPN IX milik pemerintah.

Pengunjung bisa menikmati suasana perkebunan dengan udara yang segar serta pemandangan yang indah.

Selain menikmati indahnya kebun teh, di kawasan perkebunan teh Kaligua terdapat Gua Jepang.

Gua ini merupakan gua buatan pada zaman penjajahan Jepang.

Konon digunakan sebagai tempat persembunyian tentara Dai Nippon.

Panjang gua ini sebenarnya 800 meter.

Namun, wisatawan hanya diizinkan menelusuri 300 meter saja demi keamanan dan keselamatan.

Hotel Candi Baru, Penginapan di Semarang yang Tawarkan Suasana Belanda Tempo Dulu

Arkeolog Temukan Makam Kapal Perompak Viking, Benarkah Penggambarannya Seperti dalam Film?

Umbul Leses, Objek Wisata di Boyolali yang Terkenal Akan Legenda Pengantin yang Berubah Jadi Pohon

Tak Kalah Dibanding Raja Ampat! 26 Surga Tersembunyi yang Ada di Sumatera, Coba Kunjungi Pulau Emas

6 Tips Memilih Buah Alpukat yang Sudah Matang dan Siap Makan, Perhatikan Pangkal dan Kulit Buah

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kisah Mistis Telaga Ranjeng Brebes, Tempat Ngalap Berkah Dihuni Ikan Keramat

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved