Viral di Medsos, Suasana Pusat Keramaian Dunia Sepi saat Lockdown

Suasana sepinya pusat keramaian dunia yang dibagikan netizen dari berbagai negara pun menjadi viral di medsos.

Viral di Medsos, Suasana Pusat Keramaian Dunia Sepi saat Lockdown
pinterest
Suasana New York yang sepi akibat lockdown 

TRIBUNTRAVEL.COM - Data terbaru Coronavirus Resource Center dari Universitas John Hopkins AS, hingga pagi hari ini Rabu (25/3/2020) menyatakan lebih dari 421 ribu kasus positif virus corona baru di seluruh dunia.

Akibatnya, negara mengambil kebijakan lockdown untuk memperlambat penyebaran COVID-19.

Keputusan lockdown pun diambil oleh pemerintah Inggris karena jumlah kasus positif COVID-19 terus meningkat.

Senin (23/3) malam waktu setempat, PM Inggris, Boris Johnson mengumumkan melalui siaran televisi seluruh Inggris Raya masuk dalam lockdown terhitung Selasa kemarin.

Hingga hari ini, Inggris telah mengumumkan sebanyak 8.164 kasus.

Kota London yang menjadi pusat keramaian, biasanya banyak turis, kini terlihat sepi.

Suasana sepinya pusat keramaian dunia yang dibagikan netizen dari berbagai negara pun menjadi viral di medsos.

Hanya terlihat beberapa kendaraan dan petugas patroli berjaga di jalan sekitar London.

Tak hanya Inggris, Kota New York yang juga mengalami lockdown pun terlihat kosong.

Gubernur Andrew Cuomo mengumumkan pada Senin (23/3/2020), New York berada dalam lockdown dan para karyawan diminta bekerja dari rumah hingga waktu yang belum ditentukan.

New York yang biasanya ramai orang berlalu lalang kini terlihat kosong.

California yang mengumumkan lockdown pada Kamis (19/3/2020) pekan lalu juga terlihat sepi.

Bahkan Pantai San Diego yang selalu ramai saat hari biasa pun kini tak ada pengunjung.

Negara dengan penduduk terpadat kedua di dunia, India dengan penduduk 1,3 miliar orang juga melakukan lockdown selama 21 hari mulai hari ini, Rabu (25/3/2020).

Diwartakan Times of India, lebih dari 5.000 mobil dan seribu orang telah ditahan karena telah melanggar kebijakan lockdown di Ibukota New Delhi yang lebih dulu melakukan lockdown.

Saat ini masyarakat diminta mematuhi imbauan pemerintah dan WHO untuk tetap di rumah, tidak bepergian jika tidak mendesak dan melaksanakan physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona.

Jadwal Kereta Api Dibatalkan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona, Berikut Rutenya

Cegah Penyebaran Virus Corona, Semua Tempat Wisata di Raja Ampat Tutup Selama Dua Pekan

Imbas Virus Corona, Kekuatan Paspor di Dunia Kini Dianggap Setara

KAI Batalkan Beberapa Perjalanan Kereta untuk Cegah Penyebaran Corona, Simak Daftarnya

 tribuntravel/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved