TRIBUNTRAVEL.COM - Mi caluk khas Aceh terbuat dari mi lidi yang digoreng dan dibalur dengan cabai rawit serta udang kecil.
Uniknya, mi ini disediakan kuah segar.
Namun, boleh saja dinikmati tanpa kuah.
Cara lainnya, buat mi semakin pedas dengan mencampur cabai merah secukupnya.
Satu warung yang menjual mi caluk ada di Warung M2 Kupi.
Warung ini berlokasi di Jalan Lingkar Stadion Tunas Bangsa, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Kafe yang baru buka ini menyediakan penganan khas Aceh, mi caluk.
Pemilik kafe itu, Intan Payong, Jumat (20/3/2020) menyebutkan, sajian mi caluk menjadi satu ciri kafenya.
Apalagi, kafe itu didung dengan letaknya persis di sisi Krueng (sungai) Cunda.
“Mi caluk itu cocok buat lidah seluruh masyarakat.
Jadi, sembari bersantai di tengah cuaca yang terik, bolehlah menikmati mi caluk ini,” kata Intan.
Kafe juga menyediakan minuman segar berupa aneka jus, tentu kopi sebagai sajian utama.
TONTON JUGA
Di sisi lain, Intan juga menyediakan kuah tuhe, penganan khas Aceh terdiri dari ketan, santan dan nangka.
Kafe ini diharapkan menjadi pemanja lidah masyarakat Aceh. Sekaligus memanjakan lidah pengunjung asal luar kota untuk mengetahui cita rasa kuliner Aceh.
“Jadi wisatawan luar yang berkunjung ke Lhokseumawe bisa menjadikan kafe M2 menjadi referensi penganan khas Aceh,” pungkasnya.
• Lezatnya Nasi dan Mi Goreng Ibu Sani Landoeng, Kuliner Legendaris Sejak Zaman Presiden Soekarno
• Dengan Harga Bersahabat, Nikmati Lezatnya Ayam Geprek dengan Mi Goreng
• Usai Donat Mi Goreng, Kini Ada Onigiri Mi Instan di Medan, Mau?
• Sebelum Donat Mi Goreng dan Es Kepal Milo, Inilah 5 Makanan yang Pernah Viral di Indonesia
• Modal 5 Bahan Ini, Kamu Sudah Bisa Buat Donat Mi Goreng yang Lagi Viral! Simak Resepnya
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Mi Caluk, Sajian Mi Goreng Pedas Khas Aceh