Breaking News:

Fakta Unik Nasi Bedulang, Hidangan Khas Belitung yang Disajikan di Atas Tampah

TribunTravel melansir dari Kompas.com, nasi Bedulang disajikan lewat tampah yang ditutup tudung saji.

Instagram/tatikulineran
Nasi Bedulang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Belitung memiliki makan khas yang dikenal dengan nama nasi Bedulang.

Tradisi ini masih dilakukan oleh warga Belitung hingga saat ini.

TribunTravel melansir dari Kompas.com, nasi Bedulang disajikan lewat tampah yang ditutup tudung saji.

Di dalamnya terdapat enam piring berisi berbagai macam lauk pauk.

Di tengah sajian nasi Bedulang terdapat mangkuk berisi makanan berkuah.

Satu paket atau seporsi nasi Bedulang ini biasanya disiapkan untuk empat orang.

Makanan di dalam tudung nasi Bedulang ini bisa berbeda-beda di setiap tempat.

Namun, pada intinya makanan dan lauk-pauk yang disediakan haruslah bersumber dari alam untuk warga belitung.

"Nanti yang membuka tudung sajinya harus yang paling tua ya," ujar pemandu wisata Belitung, Dody.

Dody juga menambahkan, bagi orang yang berusia muda bertugas membagikan piring ke anggota lainnya.

Kegiatan semacam itu merupakan simbol penghormatan dari yang muda kepada yang lebih tua.

Makan Bedulang merupakan tradisi kehangatan keluarga Belitung saat makan bersama.

TONTON JUGA

Seiring berjalannya waktu nasi bedulang dilakukan pada acara tertentu saja dan dilakukan oleh orang penting pada saat acara adat.

Namun, sejatinya nasi Bendulang merupakan makanan keluarga.

Ketika traveler berkunjung ke Belitung jangan lupa mencoba nasi Bedulang dan coba juga cara unik ketika memakannya.

 Liburan ke Belitung, Ini Tiket Pesawat Jakarta-Tanjung Pandan di Bawah Rp 500 Ribu

 Rekomendasi 5 Air Terjun di Bangka Belitung yang Punya Pemandangan Indah dan Menyegarkan

 Dimulai Bulan April, Ini Kalender Event Wisata Bangka Belitung Tahun 2020

 8 Penemuan Bawah Laut Paling Terkenal di Dunia, Termasuk Kontroversi Harta di Bangkai Kapal Belitung

 Melihat Keindahan Gateaway ke Pantai Menara di Belitung Timur yang Punya Banyak Spot Foto Cantik

Ayu Miftakhul Husna/TribunTravel

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved