Breaking News:

Hunting Foto di Bukit Teletubbies Gunungkidul, Musim Hujan Jadi Waktu yang Tepat

Salah satu wisata menarik di Gunungkidul adalah Gunung Bagus Paliyan atau biasa disebut Bukit Teletubies.

Editor: Sinta Agustina
TRIBUNJOGJA.COM/Alexander Ermando
Pemandangan Gunung Bagus Paliyan atau yang populer disebut sebagai Bukit Teletubbies. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Terdapat begitu banyak tempat wisata di Gunungkidul, yang bisa dikunjungi saat liburan ke Jogja.

Salah satu wisata menarik di Gunungkidul adalah Gunung Bagus Paliyan atau biasa disebut Bukit Teletubbies.

Disebut Bukit Teletubbies karena kontur tanah berbukit hijau itu mirip set acara televisi, Teletubbies.

Tidak sulit untuk mencapai tempat wisata di Gunungkidul yang 'instagramable' ini.

Pengunjung cukup mengambil jalan terus ke selatan dari arah Wonosari, persisnya mengambil Jalan Baron.

Jarak lokasi bukit ini adalah sekitar 30 menit dari pusat Kota Wonosari, Gunungkidul.

Serba Romantis, HeHa Sky View Gunungkidul Tawarkan Paket Makan Malam Valentine

Bukit ini sejatinya adalah area kebun jagung di Jl. Baron-Wonosari, Desa Giring, Paliyan, Gunungkidul, Jogja.

Tempat ini sempat viral dan diperbincangkan banyak orang karena pemandangannya yang indah.

Banyak orang yang kemudian datang dan berfoto dengan latar Gunung Bagus yang hijau.

Meski warna hijau bukan dari rumput melainkan tanaman jagung, namun tetap terlihat indah.

Asyiknya lagi, pengunjung tidak dikenakan retribusi atau pun tiket masuk satu rupiah pun.

Sebab posisi Bukit Teletubbies persis di pinggir jalan lintas wisata menuju Pantai Baron, Gunungkidul.

Ngatimin (50), penjaga warung sekitar Gunung Bagus mengatakan pengunjung cukup membayar tarif parkir seikhlasnya.

Sebab, kendaraan pengunjung tetap harus ditata rapi mengingat jalan itu jadi akses utama warga sekitar.

"Apalagi saat akhir pekan, kendaraan pengunjung sampai menutupi jalan. Harus diatur supaya rapi," jelas warga asal Saptosari ini.

Ngatimin mengakui kunjungan di Gunung Bagus meningkat pesat sejak 2 tahun belakangan, terutama sejak viral di media sosial.

Ia mengungkapkan, lahan tersebut merupakan Hutan Rakyat yang dimiliki oleh Dinas Kehutanan DIY.

Warga pun diizinkan untuk mengolah lahan tersebut dengan berbagai tanaman jenis Palawija.

"Selain jagung, warga juga menanam kacang hingga padi," ujar Ngatimin.

Ngatimin pun menyarankan para pengunjung datang pada saat-saat musim hujan seperti ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved