Breaking News:

Jadi Harta Nasional, Ini Alasan Orang Jepang Suka dengan Lumut

Tahukah kamu, orang Jepang juga memiliki semacam 'obsesi' dengan lumut? Obsesi orang Jepang dengan lumut ini telah berlangsung selama berabad-abad.

Imgur
Lumut di Jepang 

Oichi Kiyomura (64) misalnya, telah mendapatkan julukan The Moss King atau Raja Lumut.

Ia mendapat penghasilan senilai lebih dari 30 juta yen atau setara Rp 3,9 miliar per tahun dari penjualan lumut.

Oichi pertama kali berkutat dengan lumut ketika ia menemukan lumut jenis Arahashiraga-goke saat mencari jamur dengan seorang teman.

Lumut jenis ini sangat populer di kalangan petani Bonsai karena daunnya yang halus dan seperti sutera.

"Saya pikir tidak mungkin orang akan mengabaikan sesuatu yang begitu indah jika saya mulai menjualnya," katanya.

Lonjakan popularitas Moss dapat dijelaskan sebagian oleh sebuah buku populer Jepang yang diterbitkan pada 2011, berjudul "Mosses, My Dear Friends."

Dalam buku itu, penulis Hisako Fujii menggambarkan kecintaannya pada tanaman.

Namun, popularitas tanaman hijau di Jepang ini jauh lebih dalam daripada satu buku.

Penjelasan lebih lanjut untuk obsesi Jepang terhadap lumut adalah tanaman tersebut merupakan cerminan dari nilai-nilai budaya Jepang.

Yakni, memiliki kemampuan untuk terlihat cantik terlepas dari ketidaksempurnaannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved