Kenapa Pesawat Komersil Tak Boleh Lintasi Antartika?

Demi keamanan dan keselamatan, pesawat terbang telah memiliki aturan yang ketat mengenai rute yang ditempuh.

Kenapa Pesawat Komersil Tak Boleh Lintasi Antartika?
alex grichenko (publicdomainpictures.net)
Ilustrasi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pesawat terbang menjadi satu moda transportasi yang dianggap paling nyaman dan aman untuk menempuh perjalanan jauh.

Demi keamanan dan keselamatan, pesawat terbang telah memiliki aturan yang ketat mengenai rute yang ditempuh.

Selain alasan tersebut, ketatnya aturan rute penerbangan juga berkaitan dengan alasan politik.

Satu di antara rute yang tidak akan diambil oleh pesawat terbang adalah Antartika.

TONTON JUGA:

Terkecuali pesawat charter khusus, pesawat konvensional hampir tidak pernah mengambil rute melintasi Antartika.

Alasan di balik kebijakan larangan melintas di atas Antartika ini sedikit berbeda.

Seorang tutor bahasa Inggris bernama Leo Moran mencoba menjelaskan lewat forum daring Quora.

Mengutip laman express.co.uk, Leo mengatakan, "Di bawah pemerintahan Ronald Reagan, Administrator FAA, J. Lynn Helms, memutuskan tidak ada pesawat bermesin ganda yang diizinkan untuk berada di luar lapangan terbang berjarak lebih dari 60 menit untuk mengalihkan rute penerbangan jika terjadi keadaan darurat."

"Hal ini membuat pesawat bermesin ganda bekerja sedikit lebih baik daripada versi pesawat terbang sebelum ditemukannya sistem navigasi."

Dalam istilah awam, hal ini berarti pesawat harus memiliki rute yang masih berada dalam jarak satu jam dari bandara terdekat untuk mendarat di dalam keadaan darurat.

Lapisan Es di Antartika
Lapisan Es di Antartika (boredpanda.com)

Aturan ini disebut Perpanjangan Operasi Jangkauan dengan Pesawat Bermesin Dua ( Extended Range Operation with Two-Engine Airplanes atau ETOPS).

Sementara beberapa pesawat bisa saja memiliki tiga atau empat-mesin, tetap saja aturan ini membatasi maskapai penerbangan komersial yang dapat terbang di atas Antartika.

Itu bukan satu-satunya alasan.

Pasalnya, Moran juga menjelaskan bagaimana terbang di atas Antartika bisa membahayakan keselamatan penumpang karena medan yang sulit.

Moran menjelaskan, "Mengingat insiden Gunung Erebus [ketika sebuah penerbangan Air New Zealand jatuh di Antartika dan menewaskan semua 257 orang di dalamnya], itu menunjukkan bahaya dari sangat terbatasnya jarak pandang di Antartika akibat badai salju."

Yacht Karam di Antartika
Pesawat Karam di Antartika (Brightside.me)

"Serta kondisi yang mematikan untuk setiap korban."

"Selain itu, terbang di atas atau dekat satu di antara kutub magnet Bumi berarti mimpi buruk, karena istilah navigasi tidak terlalu berarti."

Antartika juga menyembunyikan rahasia lain, karena medan yang terbuka dan lapang.

Ada satu wilayah Benua Antartika yang disebut Marie Byrd Land, dan menjadi wilayah yang tidak diklaim negara mana pun.

Dengan alasan tersebut, wilayah seluas 620.000 mil persegi ini disebut "terra nullius".

Suhu udaranya pun jarang berada di atas titik beku dan letaknya sangat terpencil, sehingga tidak memiliki sumber daya yang dapat digunakan.

 Hati-hati Jangan Cetak dan Unggah Boarding Pass Pesawat Terbang, Ini Bahayanya

 Jangan Cetak Boarding Pass Sebelum Naik Pesawat Terbang, Ini Bahayanya

 Jarang Disadari, 6 Hal yang Terjadi Pada Tubuh saat Naik Pesawat Terbang

Kesal dengan Kelakuan Penumpang, Pramugara Ini Beri Panduan Penggunaan Toilet Pesawat

Ini Alasan Pesawat Komersil Tak Boleh Lintasi Benua Antartika

(TribunTravel/Rizki A Tiara)

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved