Jangan Minta Minuman dengan Es Batu di Pesawat, Staf Maskapai Ini Ungkap Alasannya

Seorang pekerja maskapai penerbangan berani mengungkap sisi gelap dari layanan minuman gratis yang mereka berikan, termasuk es batu dalam minuman.

Jangan Minta Minuman dengan Es Batu di Pesawat, Staf Maskapai Ini Ungkap Alasannya
ashevilledental.com
Ilustrasi minuman dengan es batu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penerbangan biasanya menawarkan berbagai fasilitas dan pelayanan tambahan untuk penumpang.

Layanan tersebut termasuk makanan ringan dan minuman gratis yang umumnya diberikan oleh maskapai penerbangan yang melayani rute jarak jauh.

Namun, seorang pekerja maskapai penerbangan berani mengungkap sisi gelap dari layanan minuman gratis yang mereka berikan, termasuk es batu dalam minuman.

Setelah mengetahuinya, kamu mungkin akan berpikir dua kali sebelum menambahkan es batu dalam minumanmu saat di pesawat.

Sayang rasanya menolak makanan dan minuman gratis di pesawat.

Es batu
Es batu (wttw.com)
Apalagi jika pramugari menawarkan segelas jus dan es batu saat tenggorokan terasa kering.

Viral Video Pelayan Restoran Kepeleset saat Antar Makanan, tapi Piringnya Tak Jatuh

Terbayang kesegaran es bisa menuntaskan dahaga.

Setelah kamu mengetahui fakta yang diungkap seorang pekerja maskapai penerbangan, mungkin akan berpikir dua kali sebelum menerima minuman gratis yang ditawarkan di pesawat.

Dikutip TribunTravel dari laman Express.co.uk, Kamis (6/2/2020), pekerja maskapai ini berbagi rahasia penerbangan di forum Reddit.

Minuman gratis memang tampak menggiurkan, tapi sebaiknya tidak ditambahkan es batu.

LIHAT JUGA:

Pekerja maskapai ini menjelaskan, "selama aku bekerja, aku dilarang menambahkan es ke dalam minumanku. Ternyata mereka tidak pernah membersihkan tempat es yang dibawa ke pesawat."

"Aku menyaksikan di dalam pesawat ada kepiting segar terbungkus di sana saat aku terbang dari Boston, dan masih di tempat yang sama saat tiba di Oakland."

"Es batu di dalam pesawat digunakan untuk menyimpan makanan dingin juga, jadi agak kotor."

Meskipun tidak ada konfirmasi dari pihak maskapai penerbangan, namun staf yang bekerja di dapur ini menyarankan traveler agar tidak menambahkan es dalam minuman.

Es batu bukan satu-satunya layanan makanan dan minuman yang dinyatakan tidak higienis.

Seorang pramugari bernama Jamila Hardwick mengatakan kepada Inside Edition, ada alasan kenapa penumpang tidak memesan kopi di pesawat.

"Kalian mungkin pernah ingin memesan kopi atau teh di pesawat. Padahl, alat pembuat kopi dan teh jarang dibersihkan," kata Hardwick.

Biasanya maskapai hanya mendisinfeksi dan menyiram tangki air empat kali setahun.

Artinya, kebersihan peralatan dapur tidak seoptimal yang diharapkan penumpan.

express.co.uk
express.co.uk

Jika biasanya air minum disajikan dalam kemasan, air panas biasanya diambil dari dispenser.

Seorang pramugari mengatakan kepada Business Insider tahun 2017, "pramugari tidak pernah minum air panas di pesawat. Mereka juga tidak minum kopi dan teh, tapi lebih memilih air minum kemasan."

Parahnya lagi adalah sanitasi air yang digunakan di pesawat.

Sebuah studi dari Pusat Kebijakan Makanan Kota New York Hunter College menemukan, sebagian besar maskapai penerbangan tidak benar-benar menyimpan air bersih di dalam tangki.

Para ahli bahkan mengatakan jika mereka perlu sangat berhati-hati untuk mencuci tangan, apalagi minum.

Studi penerbangan tahun 2019 oleh DietDetective.cm menemukan hanya empat dari 23 maskapai yang memilki air dengan tingkat kebersihan optimal.

Artinya, 19 maskapai lainnya airnya kurang bersih.

 Mengapa Kursi Pesawat Harus Ditegakkan saat Lepas Landas dan Mendarat? Ini Alasannya

 Curhat Pramugari saat Alami Kondisi Darurat di Pesawat, Harus Tetap Tenang di Depan Penumpang

 8 Hal yang Diharapkan Pramugari dari Penumpang Saat Naik Pesawat

 Ini Alasan Pemerintah Pilih Pesawat Batik Air untuk Evakuasi WNI dari Wuhan

 Jadwal Travel Fair di Awal 2020 untuk Berburu Tiket Pesawat Murah

(TribunTravel.com/rizkytyas)

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved