Panduan Keliling Bandung Naik Bandros, Sekali Trip Cuma Rp 20 Ribu

Dengan Bandros, wisatawan diantar keliling lokasi wisata dan tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Bandung.

Panduan Keliling Bandung Naik Bandros, Sekali Trip Cuma Rp 20 Ribu
Travel Directory
BANDROS (Bandung Tour On Bus) 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jika ingin berwisata keliling kota Bandung, wisatawan bisa menggunakan Bandung Tour on Bus atau biasa disebut Bandros.

Dengan Bandros, wisatawan diantar keliling lokasi wisata dan tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Bandung.

Bus tanpa kaca samping dan belakang memiliki desain khusus dan beda dari bus wisata kebanyakan.

Tanpa kaca, wisatawan seakan merasakan langsung udara dan situasi lokasi wisata meski dari kursi penumpang.

Suasana Old School atau klasik pun sudah terasa saat pengunjung duduk di kursi penumpang.

Berikut fakta menarik wisata bersama Bandros keliling kota Bandung.

15 Tempat Wisata Instagramable di Bandung, Ada Miniatur Korea hingga Kolam Bola Terbesar di Dunia

1. Keliling Bandung Rp 20.000

Wisatawan yang ingin naik Bandros harus merogok kocek sebesar Rp 20.000 untuk sekali trip keliling kota Bandung.

Adri Amanupunjo salah satu pemandu Bandros mengatakan bila Bandros setiap harinya mangkal di beberapa lokasi.

"Kalau untuk umum biasa di depan Museum Geologi, alun-alun depan pendopo, sama di Balaikota itu pengunjung datang naik dulu baru bayar Rp 20.000, keliling Bandung kurang lebih 1 jam termasuk pemandu wisata," kata Adri pada Selasa (28/1/2020).

Lanjut Adri setiap harinya Bandros memulai operasi sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Dalam 1 Bandros bisa mengangkut 23-24 penumpang.

2. Sepanjang jalan dipandu pramuwisata

Di setiap Bandros sudah ada pramuwisata. Pramuwisata bertugas memperkenalkan gedung-gedung, nama jalan, dan lokasi-lokasi yang di lewati oleh Bandros.

Dalam satu rute perjalanan Bandros, pramuwisata menjelaskan kepada pengunjung mulai dari gedung titik 0 km di Kota Bandung, lalu lanjut wisata ke gedung Konferensi Asia Afrika, jalan Braga, hingga alun-alun Bandung.

Mulai dari pembangunan gedung, tokoh yang membangun, dan fungsi bangunan diceritakan oleh pramuwisata.

Tentu bila pengunjung tidak mendapat informasi lengkap, mereka dipersilahkan bertanya.

"Salah satu rute favorit itu mulai dari alun-alun lalu keliling Jalan Braga, lanjut ke depan Gedung Sate, jalan Diponegoro, itu rute favoritnya. Kita semua terangkan kepada wisatawan agar tahu tempat wisata dan juga tempat bersejarah," kata Adri.

Sekali rute, Adri menyebut bisa menghabiskam waktu 2 hingga 3 jam untuk berkeliling kota Bandung.

3. Bisa sewa mandiri untuk kelompok

Banyaknya tempat wisata dan lokasi bersejarah di kota Bandung membuat pengunjung juga banyak meminjam jasa Bandros selama seharian. 

Hal ini menurut Adri biasa terjadi saat musim liburan tiba.

Tentu ada syarat yang harus dipenuhi oleh wisatawan untuk menyewa Bandros. Salah satu syaratnya adalah menyewa dari jauh-jauh hari.

"Misal mau meminjam di bulan Maret, pengunjung harus booking atau kontak kami sebulan sebelumnya, karena keberadaan Bandros ini kan sewaktu-waktu bisa digunakan oleh pemerintah setempat untuk kegiatan mereka," kata Adri.

Syarat lainnya Adri menyenut bisa menghubungi Dinas Perhubungan Kota Bandung atau melalui akun instagram @mangdudung.

"Ada yang sewa melalui Dishub, kita harus datang ke kantor kita bisa ngobrol-ngobrol sama orang dinas, tapi maksimum 2 jam tapi tidak bisa sama seperti sewa. Atau info lebih lanjut bisa lihat di IG @mangdudung," ucap Adri.

Adri menyebut bila menyewa secara pribadi, pengunjung cukup membayar Rp 900.000

4. Rute bisa fleksibel bagi penyewa pribadi Bandros

Adri mengatakan bila pengunjung beberapa ada yang meminta rute baru atau tempat baru saat menaiki Bandros.

Tak perlu khawatir, pengunjung bisa mengajukan lokasi-lokasi atau rute baru kepada prawisata satu atau dua hari sebelum acara.

"Pengunjung mau ke sini, ke situ boleh nanti kami ubah alurnya supaya tidak zigzag kita fleksibel. Kita bantu pengunjung untuk mengcreate kalau cocok kita bisa jalan," ucap Adri.

"Terkadang masyarakat hanya minjam Bandros, mereka ada yang tidak tahu ke mana harus pergi setelah atau udah pernah lewat rute yang kami tawarkan, nah kami tawarkan sehari atau dua hari sebelumnya kita telepon ke peminjam untuk ajukan rute baru, kalau setuju baru kita jalan," sambung Adri.

Adri pun berharap melalui keberadaan Bandros wisatawan bisa melihat lokasi menarik dan bersejarah di kota Bandung secara nyata.

7 Tempat Makan Romantis di Bandung untuk Valentine Bareng Kekasih

3 Restoran di Bandung yang Hadirkan Makan Malam Romantis di Hari Valentine

5 Spot Foto Instagramable di Modus, Tempat Wisata di Bandung untuk Liburan Akhir Pekan

Modus, Tempat Wisata Kekinian di Paris Van Java, Cocok Dicoba Saat Liburan ke Bandung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akhir Pekan di Bandung, Panduan Sewa Bandros Bus Klasik"

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved