Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Semua Angsa di Inggris Adalah Milik Kerajaan

Seluruh angsa di Inggris Raya bisa dimiliki oleh Ratu atau Raja Inggris yang sedang memerintah negara Inggris.

Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Semua Angsa di Inggris Adalah Milik Kerajaan
reddit.com
Angsa 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian dari kita ada yang memelihara hewan di rumah.

Ada yang memelihara kucing, anjing, ikan, ayam, kelinci, kura-kura, dan hewan lainnya.

Ratu Inggris juga punya hewan peliharaan, teman-teman, yang terkenal adalah anjing corgi.

Bukan itu saja,rupanya, Ratu Inggris rupanya juga bisa menjadi pemilik semua angsa di Inggris.

Angsa Milik Ratu Elizabeth II di Sungai Thames

Seluruh angsa di Inggris Raya bisa dimiliki oleh Ratu atau Raja Inggris yang sedang memerintah negara Inggris.

Karena kerajaan Inggris memiliki aturan bahwa seluruh angsa di perairan terbuka yang tidak memiliki tanda di paruhnya adalah milik Raja atau Ratu Inggris.

Meski sudah berlaku berabad-abad, aturan itu sekarang hanya diberlakukan oleh Ratu Elizabeth II di Sungai Thames.

Jadi, semua angsa yang berenang di Sungai Thames adalah angsa kerajaan.

Bahkan, ada orang-orang yang bekerja khusus memelihara para angsa milik Ratu Elizabeth II ini, yaitu Swan Uppers.

Setiap tahunnya juga ada sensus untuk menghitung jumlah angsa Ratu Elizabeth II dan memeriksa keadaannya.

Aktivitas itu disebut swan upping.

Sekarang aturan itu bisa membantu melindungi populasi angsa.

Mengapa Semua Angsa di Inggris Dimiliki Ratu?

Aturan kepemilikan angsa itu sudah berlangsung sejak abad ke-12 di Inggris.

Ini karena angsa dianggap sebagai unggas kerajaan.

Pada masa itu, angsa adalah salah satu jenis unggas yang dijadikan makanan di Inggris.

Angsa milik Ratu atau Raja Inggris itu tidak boleh diburu atau diambil telurnya oleh penduduk.

Bahkan, ada larangan untuk memotong rumput dalam jarak 12 meter dari sarang angsa.

Memasuki abad ke-15, bangsawan dan orang berada bisa membeli hak untuk memiliki, menjual, atau mengonsumsi angsa.

Jika ingin memelihara angsa, orang itu perlu membeli penanda khusus untuk memberi tanda pada paruh angsa.

Kemudian pada abad ke-18 angsa sudah jarang dikonsumsi di Inggris, namun masih ada pemilik angsa yang memberi tanda pada paruh angsa.

Akhirnya istri Raja Edward VII, Ratu Alexandra, menghentikan aturan memberi tanda paruh angsa karena bisa melukai angsa.

Saat ini, aturan kepemilikan angsa di perairan Sungai Thames itu berlaku untuk melindungi spesies angsa di Inggris, teman-teman.

Bahkan, ada hukuman untuk pemburu angsa semenjak populasi angsa semakin sedikit.

Konservasi Angsa

Para angsa yang ada di Sungai Thames bukan hanya dijaga jumlah populasinya, teman-teman.

Namun saat ada sensus tahunan itu, para Swan Uppers akan mengangkat angsa dari air, mengukur bagian tubuh seperti paruh dan sayap, kemudian memeriksa apakah mereka terluka.

Angsa itu kemudian diberi ring sebagai di kakinya dan dilepaskan kembali ke sungai, deh.

Artikel ini telah tayang di Bobo.Grid.Id dengan judul Semua Angsa di Inggris Dimiliki Kerajaan Inggris, Mengapa Begitu?

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved