Breaking News:

Tahun Baru Imlek 2020

Grebeg Sudiro 2020 di Solo Berlangsung Meriah, Diikuti 2 Ribu Peserta

Sebanyak 2 ribu rombongan menunjukkan keragaman budaya lewat kegiatan Grebeg Sudiro. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah juga hadir

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
Peserta menunjukkan kebolehannya saat atraksi liang liong di Grebeg Sudiro 2020 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebanyak 2 ribu rombongan menunjukkan keragaman budaya lewat kegiatan Grebeg Sudiro, Minggu (19/1/2020) sore.

Keberagaman budaya tersebut tersaji secara gamblang di event yang diadakan setiap tahun tersebut.

 

Ribuan masyarakat dari berbagai daerah juga hadir menyaksikan tradisi kirab budaya Grebeg Sudiro tersebut.

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah terlihat sudah berdesak-desakan sejak siang hari.

Mereka bahkan rela berpanas-panasan memadati jalan di sekitar Pasar Gede Solo mulai dari sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Mayor Kusmanto, Kapten Mulyadi hingga kembali ke bundaran.

Grebeg Sudiro Solo Digelar 19 Januari, Ribuan Kue Keranjang Gratis Akan Dibagikan saat Kirab Budaya

Kirab tersebut dibuka oleh Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo dan diawali dengan rombongan paskibra Kota Surakarta.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro Solo, Arga Dwi Setyawan membeberkan kegiatan Grebeg Sudiro tersebut merupakan unsur budaya atau kolaborasi budaya Jawa dan Tionghoa.

"Grebeg Sudiro ini, produk budaya yang muncul dari kesadaran keberagaman berbagai etnis di kawasan ekonomi di Pasar Gede atau Sudiroprajan," katanya, Minggu (19/1/2020) sore.

"Dengan adanya kawasan haritage Pasar Gede, potensi budaya juga bisa dikolaborasikan menjadi atraksi budaya yang menarik bagi masyarakat," ujarnya.

Kirab budaya Grebeg Sudiro di Pasar Gede Solo
Kirab budaya Grebeg Sudiro di Pasar Gede Solo (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI)

Usai dilepas walikota, peserta kirab budaya berjalan beriringan lewat Jalan Jenderal Sudirman, Mayor Kusmanto, Kapten Mulyadi, Jalan Juanda, Urip Sumorhardjo dan kembali ke Pasar Gede.

Arak-arakan tersebut dibuka barisan Paskibra dan disusul marching band, kemudian dibelakangnya baru rombongan peserta yang mengenakan beragam kostum dan tema.

Seperti kostum dewa-dewa dalam mitologi China, kostum 12 shio, serta kostum baju adat nusantara.

salah satu kebudayaan Bali di Grebeg Sudiro 2020
Peserta Grebeg Sudiro 2020 saat membawa hasil bumi (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI)

Selain itu ada juga pertunjukan seni Barongsai dan Lion, Reog Ponorogo dan juga tarian Lembu Katon.
Tampak pula sejumlah peserta yang membawa jodang atau gunungan yang berisi potensi kuliner di Sudiroprajan.

Seperti berisi kue keranjang, buah-buahan dan bakmi.

Usai kirab, acara tersebut dilanjutkan dengan pembagian kue keranjang yang dilemparkan dan diperebutkan warga yang sudah berkerumun di bawah.

Sebanyak 4 ribu kue keranjang ludes hanya dalam waktu 10 menit.(*)

 Ini Jadwal Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang, Parade Tatung Berlangsung Februari 2020

 7 Hotel Murah di Bandungan, Semarang untuk Liburan Tahun Baru Imlek 2020, Tarif Mulai Rp 150 Ribu

 Panduan Lengkap Wisata ke Pasar Semawis Semarang untuk Tahun Baru Imlek 2020

 6 Kuliner di Pasar Imlek Semawis 2020 Kota Semarang, Setiap Menu Ada Maknanya

 Belanja Perlengkapan Imlek, Yuk Cicipi 5 Jajanan yang Bisa Ditemukan di Petak 9 Glodok

Artikel ini telah tayang di Tribuntribunsolotravel.com dengan judul Tunjukkan Keberagaman Budaya, Sebanyak 2 Ribu Peserta Ikuti Grebeg Sudiro di Pasar Gede

Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved