Jangan Makan dan Minum di Tempat Ini saat Liburan ke Dubai

Wisatawan yang liburan ke Dubai perlu berhati-hati karena ada aturan ketat berlaku di negara ini.

Jangan Makan dan Minum di Tempat Ini saat Liburan ke Dubai
Rilis Zeno Group untuk Dubai Tourism
Spice Souk, Dubai 

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke Dubai sangat populer saat musim dingin, khususnya bagi wisatawan Eropa dan pecinta liburan mewah.

Saat musim dingin seperti ini, kita bisa menemukan cuaca hangat saat liburan ke Dubai.

Namun, wisatawan yang liburan ke Dubai perlu berhati-hati karena ada aturan ketat berlaku di negara ini.

Jika tidak, wisatawan bisa berada dalam masalah besar.

Dubai dan seluruh Uni Emirat Arab (UEA) jadi tempat liburan yang menarik bagi wisatawan di berbagai negara.

Dubai menawarkan lebih banyak sinar matahari, tidak seperti Eropa saat musim dingin.

Tapi, Dubai juga punya hukum dan kebiasaan yang tentunya berbeda dengan negara lainnya.

Tindakan yang dianggap biasa di negara kita, bisa jadi sesuatu yang ilegal dilakukan di Dubai.

Bahkan bisa membuat turis berurusan dengan hukum.

Jadi, penting untuk mengetahui aturan ini sebelum liburan ke Dubai.

Satu di antara tindakan terlarang di Dubai dan UEA adalah makan dan minum di dalam transportasi umum.

Aturan ini juga berlaku di stasiun, mulai dari metro, bus hingga penyebrangan jalan bagi pejalan kaki.

Jika traveler ketahuan makan camilan atau menyeruput minuman, bisa kena denda.

Menurut situs perjalanan The Culture Trip, denda makan di angkutan umum bisa mencapai 100 dirham atau sekitar Rp 400 ribuan.

XLine Dubai Marina
XLine Dubai Marina (Zeno Indonesia untuk Dubai Tourism)

Mengunyah permen karet juga sangat dilarang, menurut surat kabar lokal Dubai, Khaleej Times.

Sementara itu, siapa pun yang naik metro tanpa tiket yang valid akan didenda 200 dirham.

Dilaporkan Arabian Business, denda akan bertambah jadi 500 dirham jika merusak fasilitas di transportasi umum.

Tindakan lain yang umumnya dilakukan wisatawan adalah bersumpah.

Hari Raya Idul Fitri di Dubai
Hari Raya Idul Fitri di Dubai (Visit Dubai)

Bersumpah serapah, sama seperti melakukan tindakan kasar yang dianggap sebagai perbuatan terlarang.

Wisatawan yang melanggar bisa dipenjara hingga dideportasi.

Menurut Kantor Luar Negeri Inggris di Dubai (FCO), bersumpah termasuk kategori perilaku ofensif.

Baik diucapkan langsung maupun di media sosial, keduanya sama-sama dilarang dilakukan di Dubai.

Selain sumpah, kata-kata umpatan yang dikirim dalam pesan WhatsApp atau platform perpesanan lainnya juga dianggap melanggar cyberlaw di UEA.

Menurut Culture Trip, wisatawan bisa dikenai denda hingga 250 ribu dirham, hukuman penjara atau deportasi.

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Dubai, Termasuk Pamer Barang Mewah

7 Tempat Wisata di Dubai untuk Menikmati Sunset, Cocok Jadi Tujuan Liburan Natal dan Tahun Baru

Pria Pinjami Uang Jutaan ke Turis Dubai, Malah Terima Balik Rp 9,5 Miliar, Kisahnya Viral di Medsos

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved