Viral di Medsos, Asal-usul Kuliner Soto Ternyata Berasal dari Etnis Tionghoa

Hingga saat ini, thread tentang asal-usul kuliner soto yang berasal dari orang-orang etnis Tionghoa sudah mendapatkan lebih dari 1.600 retweet dan 2.5

Viral di Medsos, Asal-usul Kuliner Soto Ternyata Berasal dari Etnis Tionghoa
instagram/eat.inc
Soto Lamongan Kedoya. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral di medsos thread tentang asal-usul soto ternyata bukan makanan asli Indonesia melainkan berasal dari etnis Tionghoa.

Cuitan tersebut menjadi viral di medsos yang menarik perhatian dan ramai diperbincangkan oleh warganet.

Hingga saat ini, thread tentang asal-usul kuliner soto yang berasal dari orang-orang etnis Tionghoa sudah mendapatkan lebih dari 1.600 retweet dan 2.500 likes.

Dilansir oleh TribunTravel dari akun Twitter dengan nama @Azmiabubakar12, menjelaskan terkait asal-usul kuliner soto yang sering kita temukan di banyak tempat di Indonesia.

"Banyak yang mengira, jika soto adalah santapan asli masing-masing daerah, seperti Soto Kudus, Coto Makassar, Soto Padang, dan lainnya." tulis @azmiabubakar12.

Lebih lanjut, soto berasal dari kata Jao-Toh yang diambil dari bahasa Hokkian, atau lengkapnya "Jao Toh Tung yang berarti kuah babat.

Jadi "Jao Toh" berarti babat yang berasal dari sapi atau lembu kemudian diberi kuah.

Tetapi saat ini sudah terjadi pergeseran kata dan makna, Jao Toh terdengar seperti soto, sehingga dikenal kuliner soto yang sekarang banyak tersebar di banyak tempat.

Selain itu, saat ini kuliner soto dibuat menjadi modern, misalnya soto ayam, sedangkan ayam sebenarnya tidak memiliki babat.

Adalagi nama soto babat, padahal soto sendiri artinya babat, sehingga pemaknaan literal dari soto babat adalah
babat-babat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Gigih Prayitno
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved