Asal Mula Nama Malioboro, Benarkah dari Nama Penjajah Inggris?

Tahukah kamu bahwa nama Jalan Malioboro berasal dari nama penjajah Inggris?

Asal Mula Nama Malioboro, Benarkah dari Nama Penjajah Inggris?
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
KAWASAN PEDESTRIAN. Warga beraktivitas di kawasan jalan Malioboro, kota Yogyakarta, Senin (5/11/2018). Direncanakan akan dilaksanakan ujicoba pelaksaaan jalan Malioboro menjadi kawasan pedestrian secara penuh hanya bus Transjogja dan kendaraan tak bermotor yang boleh melintas. 

TRIBUNTRAVEL.COM -  Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang penuh sejarah dan wisata.

Dari sekian banyak sejarah dan wisata, ada satu tempat yang selalu menjadi favorit. Ia adalah Jalan Malioboro.

Namun tahukah kamu bahwa nama Jalan Malioboro berasal dari nama penjajah Inggris?

Jika tidak, mari kita simak tulisan Soemadirdja, Jalan Malioboro Asalnya dari Marl Borough, yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Agustus 1973 berikut ini.

7 Kebiasaan Sopan Orang Indonesia yang Dianggap Kasar di Negara Lain

Jadwal Baru KA Prameks Relasi Solo-Jogja (PP) Mulai 1 Desember 2019

Kalau orang bepergian ke Yogyakarta dan menjelajah jalan-jalan dan kampung-kampungnya, maka orang akan menjumpai jalan serta kampung yang khas Jawa.

Kebanyakan nama-nama itu memakai akhiran “an" (yang menunjukkan tempat), kecuali di daerah Kota Baru, yang dulu didiami oleh orang-orang Belanda.

Di situ terdapat nama-nama jalan yang menggunakan nama-nama gunung dan sungai.

Kawasan Malioboro, DI Yogyakarta.
Kawasan Malioboro, DI Yogyakarta. (inovasee.com)

Tetapi berhubung dengan adanya revolusi, jalan-jalan di Kota Baru itu sekarang sudah hampir semua diganti dengan nama-nama orang yang gugur dalam pertempuran di daerah tersebut pada permulaan revolusi tahun 1945.

Ketika itu rakyat berusaha melucuti tentara Jepang yang bermarkas di sana.

Begitu pula sementara jalan di bagian kota lama ada juga yang diganti dengan nama-nama baru, yaitu mengambil nama-nama para pejuang kemerdekaan, pahlawan Revolusi atau nama-nama raja Mataram  yang tersohor, tetapi tidak menggunakan akhiran “an" tadi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved