6 Makanan Terbau di Dunia yang Disukai Penduduk Lokal, Pernah Coba Century Egg?

Yuk, cari tahu beberapa makanan paling bau di dunia namun disukai penduduk lokal.

6 Makanan Terbau di Dunia yang Disukai Penduduk Lokal, Pernah Coba Century Egg?
youtube.com
Century Eggs 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selera setiap orang berbeda-beda, apalagi orang yang memiliki perbedaan latar belakang budaya di berbagai negara.

Jika kamu suka durian, mungkin kamu bingung mengapa durian sering disebut sebagai salah satu makanan paling bau di dunia.

Di banyak tempat lain selain Asia, durian memang bukanlah buah yang umum dikonsumsi dan disebut sebagai salah satu makanan paling bau.

Meski begitu, di Indonesia ada banyak orang yang suka mengonsumsi durian walau baunya menyengat.

Saat Ada Penumpang Bau Badan, Pramugari Lakukan Hal Ini di Pesawat

Gunung Semeru Ditutup Sementara, Pendaki yang Sudah Booking Diimbau Lakukan Reschedule

TONTON JUGA


Tapi durian bukan satu-satunya makanan yang punya aroma menyengat namun disukai orang tertentu.

Yuk, cari tahu beberapa makanan paling bau di dunia namun disukai penduduk lokal.

Century Egg 

Telur bitan atau century egg ini adalah makanan khas Tiongkok.

Telur bebek yang warnanya hitam ini memiliki aroma yang kuat karena melalui proses fermentasi dengan tanah liat, garam, dan abu.

Meski namanya “century”, telur ini hanya difermentasi selama beberapa minggu sampai beberapa bulan saja.

Century egg disebut ‘pídàn’ dalam bahasa Mandarin.

Di Tiongkok, biasanya telur itu disajikan dengan dipotong menjadi beberapa bagian, dijadikan toppin makanan, atau dijadikan lauk untuk bubur.

Hákarl

Makanan lain yang beraroma tajam adalah hákarl, makanan khas Islandia.

Hákarl dibuat dari daging hiu Greenland yang sebenarnya beracun saat masih segar.

Orang Islandia mengubur daging dan mengeringkannya selama beberapa bulan. Di dunia internasional, orang-orang menyebut hidangan itu sebagai daging hiu busuk.

Setelah kering, daging itu dipotong dalam ukuran kecil dan biasanya langsung disajikan tanpa dimasak lagi.

Nattō

 

Di Jepang juga ada makanan yang aromanya menyengat, yaitu nattō.

Nattō merupakan hasil fermentasi kacang kedelai yang lengket.

Meski baunya menyengat, makanan ini sering dijadikan menu sarapan dan bekal camilan anak-anak di Jepang.

Nattō juga ering dicampurkan dalam hidangan nasi, sup miso, sushi, dan hidangan mi khas Jepang.

Lutefisk

Saat Natal di Norwegia dan negara Skandinavia lainnya, lutefisk jadi salah satu hidangan wajib.

Lutefisk terbuat dari daging ikan cod yang dikeringkan dan dicampur dalam cairan lye selama beberapa hari.

Kemudian campuran ikan itu dipanggang atau direbus hingga jadi seperti jeli.

Biasanya, lutefisk disajikan dengan kentang rebus, kacang polong rebus, lelehan mentega, dan bacon goreng.

Surströmming

Masih ada lagi hidangan ikan yang memiliki aroma menyengat namun disukai, yaitu ikan kaleng dari Swedia yang namanya surströmming.

Surströmming merupakan ikan yang difermenteasi dalam larutan air garam selama dua bulan kemudian dikalengkan.

Di Swedia, surströmming biasanya dinikmati dengan dijadikan isian roti sandwisch dengan mentega, kentang, bawang bombai, dan krim asam.

Chòu Dòufu

 
Dalam bahasa Indonesia, chòu dòufu berarti tahu busuk.

Makanan ini juga lebih dikenal dengan sebutan stinky tofu.

Tahu yang aromanya menyengat ini bisa ditemukan di Tiongkok, Taiwan, dan Hong Kong.

Di sana, makanan ini dinikmati sebagai camilan.

Chòu dòufu ini dibuat dari dadih kacang kedelai yang difermentasi dalam cairan fermentasi dari susu, sayuran, dan daging.

Dari keenam makanan yang bau ini, apa ada yang membuatmu penasaran ingin mencobanya?

4 Penerbangan Ini Mendarat Darurat karena Kejadian Unik, Cairan Tumpah hingga Bau Durian

Siap - siap Bawa Masker, 5 Tempat Wisata Terbau di Dunia

2 Pramugari Pingsan karena Bau Cairan Tumpah di Kabin, Penerbangan Ini Dialihkan

Trik Mengatasi Penumpang Bau Badan di Pesawat ala Pramugari

Pramugari Beberkan Trik Mengatasi Penumpang Bau Badan Selama Penerbangan

Artikel ini telah tayang di bobo.grid.id dengan judul 6 Makanan Bau dari Berbagai Negara Ini Tetap Disukai, Apa Saja, ya?

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved