Menilik Sejarah Biola WR Supratman di Museum Sumpah Pemuda

Kala itu, 91 tahun silam, WR Supratman mengumandangkan lagu Indonesia Raya untuk kali pertamanya dengan iringan biola.

Menilik Sejarah Biola WR Supratman di Museum Sumpah Pemuda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anak-anak memperhatikan diorama yang berada di Museum Sumpah Pemuda 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hari Sumpah Pemuda jatuh setiap tanggal 28 Oktober.

Kala itu, 91 tahun silam, WR Supratman mengumandangkan lagu Indonesia Raya untuk kali pertamanya dengan iringan biola.

Ia memainkannya di depan peserta Kongres Pemuda Kedua di Gedung Kramat 106 Jakarta yang kini dikenal dengan Museum Sumpah Pemuda, pada 27-28 Oktober 1928.

Bicara WR Supratman tentu tidak bisa lepas dari alat musik biola.

TONTON JUGA


Jika kamu berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, maka kamu bisa melihat biola yang dimainkan WR Supratman ketika mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Pengunjung melihat Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).(KOMPAS/PRIYOMBDO)

Biola itu seakan menjadi ikon dari Museum Sumpah Pemuda. Biola WR Supratman tersebut dibuat oleh Nicolaus Amateus Fecit.

Biola itu terbuat dari tiga jenis kayu yaitu jati dari Belanda, mapel dari Italia, serta kayu eboni dari Afrika Selatan.

Jenis biola ini adalah model Amatus dan berukuran 4/4 atau standar.

Panjang badan biola itu 36 sentimeter, lebar badan bagian terlebar 20 sentimeter dan 11 sentimeter pada bagian tersempit, tebal tepian 4,1 sentimeter dan tebal bagian tengah enam sentimeter.

Biola WR Supratman
Biola WR Supratman(//museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)
Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved