Breaking News:

6 Kuliner Legendaris di Malang, Ada Tahu Lontong Lonceng hingga Ronde Titoni

Ada banyak kuliner di Malang yang bisa traveler coba, mulai dari tradisional hingga modern.

instagram/@grace_graciana dan @amazingindonesiafood
Tahu Lontong Lonceng dan Ronde Titoni Malang. 

Di sana terdapat penjual putu yang cukup populer yakni Putu Lanang Celaket.

Kedai kue ini sudah buka di tahun 1935 dan menjadi kedai favorit tentara Belanda dan Jepang yang ditugaskan di kota Malang.

4. Es Tawon Kidul Dalem

Di Malang ada satu warung es legendaris namanya warung es tawon Kidul Dalem.

Disebut es tawon karena dulunya warung ini berjualan di bawah pohon asam yang ada sarang tawonnya.

Karena sirup yang digunakan terbuat dari gula asli, lama-kelamaan tawon-tawon yang tadinya ada di sarang jadi sering ‘mampir’ ke warung es ini.

Warung Es Tawon Kidul Dalem ini sudah ada sejak 1955 lho.

Traveler yang penasaran bisa mampir ke Jalan Zainul Arifin No.15, Sukoharjo, Klojen, Malang.

5. Depot Hok Lay

Meski menjadi kuliner khas Semarang, lumpia juga bisa traveler temukan di Malang.

Salah satu kedai lumpia legendaris di Malang adalah depot Hok Lay.

Depot Hok Lay ini sudah buka sejak tahun 1946.

Campuran antara potongan rebung dan wortel yang kemudian dibungkus dengan kulit lumpia yang krispi plus saus tauco selalu berhasil bikin pengunjung ketagihan dan balik lagi.

Selain lumpianya, traveler juga wajib memesan Fosco yaitu minuman susu full cream dan coklat yang konon sudah ada sejak zaman Belanda.

Depot Hok Lay ini terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan No.10, Sukoharjo, Klojen, Malang.

6. Ronde Titoni

Kuliner legendaris di Malang yang terakhir ada Ronde Titoni.

Ronde Titoni ini sudah ada sejak tahun 1948.

Awalnay ronde ini dijajakan dengan cara berkeliling dan berhenti di sebuah toko jam bernama Titoni.

Baru pada tahun 1985, ronde ini buka di daerah Kudusan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved