Uniknya Trunyan di Bali, Mayat Hanya Diletakkan di Atas Tanah

Keunikannya adalah di Pemakaman Trunyan tidak ada penguburan jenazah. Jenazah dibiarkan dalam posisi terbuka yang hanya dibalut dengan kain saja.

Uniknya Trunyan di Bali, Mayat Hanya Diletakkan di Atas Tanah
KLOOK
Desa Trunyan Bali 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemakaman Trunyan yang berusia ratusan tahun, semakin menjadi daya tarik wisatawan.

Keunikannya adalah di Pemakaman Trunyan tidak ada penguburan jenazah. Jenazah dibiarkan dalam posisi terbuka yang hanya dibalut dengan kain saja.

Lokasinya berada di Desa Trunyan, Kintamani, Bangli, Bali.

Bagaimana transportasi dan suasana di pemakaman Trunyan?

TONTON JUGA

Untuk menuju Pemakaman Trunyan harus melewati Danau Batur menggunakan perahu motor dengan waktu 10-15 menit.

Biaya penyeberangan, satu perahu motor bertarif sekitar Rp 1.250.000 (pulang pergi) yang bisa ditumpangi hanya 7 penumpang ditambah 2 awak perahu motor.

Penyewaan bisa didapatkan di beberapa dermaga di Danau Batur yang sudah dilengkapi dengan arah atau petunjuk di beberapa titik jalan.

Ketika perahu motor sampai di lokasi Pemakaman Trunyan, kemudian naik ke daratan langsung di pintu gerbang kuburan.

Desa Trunyan
Desa Trunyan (Instagram/bali.sakral)

Di pintu gerbang sudah disambut oleh pengurus kuburan dari desa adat Trunyan yang setiap harinya mengurus kedatangan dan panduan bagi wisatawan yang datang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved