Breaking News:

Dulu Dilarang, Wanita Arab Saudi Kini Boleh Menginap di Hotel Seorang Diri

Ini menjadi kebijakan terbaru dari pemerintahan Arab Saudi yang ultrakonservatif setelah mulai menawarkan visa turis untuk pertama kalinya.

Editor: Sinta Agustina
alaraby.co.uk
Arab Saudi. 

Dengan dibukanya pintu pariwisata di Arab Saudi, warga negara dari 49 negara akan berhak mendapatkan visa online maupun visa on arrival, termasuk warga Amerika Serikat, Australia, dan sejumlah negara Eropa.

Namun pemerintah Saudi memperingatkan bahwa turis yang melanggar "kesopanan publik", termasuk mengenakan pakaian yang tidak sopan dan memamerkan keintiman di depan publik, akan tetap dikenakan denda.

Sebelumnya sebagai upaya mengubah persepsi sebagai negara konservatif, Pangeran Mohammed telah menghapuskan sejumlah larangan, seperti bioskop, acara konser, serta olahraga. 

Perempuan Arab Saudi
Perempuan Arab Saudi (The News Wheel)

Tetapi kritik internasional terhadap catatan hak asasi manusia kerajaan, termasuk pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi dan tindakan keras terhadap aktivis perempuan, dapat menunda pengunjung asing, menurut pengamat.

9 Dokumen Penting untuk Pengajuan Visa Umrah Backpacker

Arab Saudi Keluarkan Visa Turis untuk 49 Negara, Adakah Indonesia?

Kendati demikian, pemerintah Arab Saudi berharap sektor pariwisata akan berkontribusi hingga 10 persen dari GDP pada 2030, ditingkatkan dari saat ini yang hanya tiga persen, berkat kunjungan tahunan yang ditargetkan 100 juta oleh wisatawan Saudi dan asing.

Kendala lainnya, kerajaan saat ini tidak memiliki infrastruktur yang mampu menampung pengunjung dalam jumlah tinggi, dengan pejabat memperkirakan 500.000 kamar hotel baru akan diperlukan secara nasional selama dekade mendatang.

Pemerintah Arab Saudi telah menghabiskan anggaran sangat besar untuk membangun industri pariwisata dari nol.

6 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Memutuskan Umrah Backpacker ke Tanah Suci

Lebih Murah Dibanding Umrah Reguler, Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Umrah Backpacker?

LIHAT JUGA:

Pada 2017, kerajaan mengumumkan proyek multi-miliar dollar untuk mengubah 50 pulau dan situs murni lainnya di Laut Merah menjadi resor mewah.

Tahun lalu, pembangunan "kota hiburan" Qiddiya diluncurkan di dekat Riyadh, yang akan mencakup taman hiburan kelas atas, fasilitas olahraga motor dan safari.

Pengembangan juga dilakukan pada situs bersejarah seperti Mada'in Saleh yang telah berusia berabad-abad, yang menjadi rumah bagi makam batu pasir dari peradaban yang sama yang membangun kota Petra di Yordania.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Arab Saudi Izinkan Pasangan Turis Asing Tak Menikah Menginap di Satu Kamar Hotel.

 
 
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved