Bali Tertibkan Rumah Kos yang Jadi Penginapan Turis Asing

Rumah kos di Badung, Bali nantinya tak lagi diizinkan menerima kos untuk turis asing.

Bali Tertibkan Rumah Kos yang Jadi Penginapan Turis Asing
TribunBali
Ilustrasi wisata pantai di Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, telah menerbitkan aturan perizinan operasional rumah kos di wilayahnya.

Hal ini sebagai upaya mencegah indekos berubah fungsi menjadi penginapan dan hotel bagi wisatawan asing.

Peraturan ini diberlakukan sejak diundangkannya Peraturan Bupati (Perbub) Badung No 35 tahun 2019 pada Juni lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, I Made Agus Aryawan, mengatakan, saat ini masyarakat yang mendirikan rumah kos hanya mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) saja.

Namun, untuk operasionalnya belum diurus.

"Jangan sampai rumah kos itu berubah fungsi operasionalnya menjadi rumah kos malah menjadi penginapan dan hotel. Sehingga kami akan keluarkan izin operasional rumah kos," katanya, Rabu (9/10/2019).

Ilustrasi rumah kos di Bali.
Ilustrasi rumah kos di Bali. (Kompas.com/Imam Rosidin)

Agus mengaku, kini pihaknya masih dalam rangka mendata rumah kos yang sudah ada.

Jadi, jika sudah ada IMB-nya maka diwajibakan untuk mengurus izin operasionalnya.

"Bagi masyarakat, rumah kos jika sudah difungsikan untuk disewakan wajib ada izin operasionalnya. Jangan sampai nanti operasionalnya berbeda," kata Agus.

Turis Asing Kini Dilarang Ngekos di Badung, Bali

Uniknya Trunyan di Bali, Mayat Hanya Diletakkan di Atas Tanah

Backpakeran ke Bali? 6 Tempat Wisata di Gianyar Ini Seru untuk Dikunjungi

Ada pun rumah kos yang wajib memiliki izin operasionalnya adalah yang memiliki lima hingga 15 kamar, baik sederhana maupun mewah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved