Mengapa Banyak Pendaki Tewas di Zona Kematian Menuju Puncak Everest ?

"Zona kematian" bukan sembarang nama. Pasalnya, di ketinggian itu, kadar oksigen sangat tipis.

Mengapa Banyak Pendaki Tewas di Zona Kematian Menuju Puncak Everest ?
Net
Pendaki Gunung Everest yang meninggal 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gunung Everest yang berada di Himalaya, Nepal, diklaim sebagai gunung tertinggi di dunia.

Untuk mencapai puncaknya, kamu harus mendaki hingga ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Meski diselimuti salju dan dingin, tak sedikit orang bermimpi untuk menggapai puncak Everest.

Namun sebelum sampai ke puncak tertinggi dunia, para pendaki harus menaiki tanjakan terakhir yang berada di ketinggian lebih dari 8.000 mdpl.

TONTON JUGA


Area terakhir ini dikenal dengan sebutan the death zone atau zona kematian.

"Zona kematian" bukan sembarang nama. Pasalnya, di ketinggian itu, kadar oksigen sangat tipis.

Orang berisiko tinggi kehabisan napas dan meninggal jika terlalu lama di sana.

Antusiasme pendaki selama Mei 2019 membuat risiko itu bertambah buruk. Antrean pendaki mengular di dead zone.

Tercatat, sebanyak 11 pendaki Everest meninggal kehabisan napas di sana.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved