Agar Tidak Keliru, Kenali Perbedaan Jenis-jenis Ibadah Umrah

Kenali perbedaan jenis-jenis umrah dan kapan pelaksanaannya, agar kamu tidak keliru.

Agar Tidak Keliru, Kenali Perbedaan Jenis-jenis Ibadah Umrah
Instagram/alhijazumrohhajiplus
Ilustrasi Jemaah Umrah di Tanah Suci Mekkah 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada beberapa perbedaan dari jenis-jenis ibadah umrah yang perlu kamu ketahui.

Apalagi bagi kamu yang pertama kali menjalani umrah, wajib mengetahui perbedaan jenis-jenis umrah agar tidak keliru.

Ketika melaksanakan ibadah umrah, tentu kamu akan mempertimbangkan jenis paket umrah seperti apa yang ditawarkan oleh agen perjalanan umrah.

Ada beberapa jenis-jenis paket umrah yang dibedakan, mulai dari waktu keberangkatan, fasilitas, hingga biaya yang harus dibayarkan oleh calon jemaah.

Kamu wajib tahu jika jenis-jenis umrah dibedakan dari jenis paket perjalanan yang kamu pilih.

Untuk itu saat memilih paket perjalanan umrah yang ditawarkan oleh agen travel, kamu juga perlu mengetahui jenis umrah apa yang akan dikerjakan nanti setibanya di Mekkah.

Ilustrasi jamaah yang sedang menjalankan ibadah umrah.
Ilustrasi jamaah yang sedang menjalankan ibadah umrah. (instagram/reizamohammad)

Ada jenis umrah yang memang dibedakan berdasarkan waktu dan tata cara pelaksanaanya.

Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, simak jenis-jenis umrah yang wajib kamu ketahui.

- Umroh Mufradah

Umroh Mufradah ini merupakan umrah yang tidak ada kaitannya dengan ibadah haji.

Dalam pelaksanaanya, ibadah umrah ini dapat dikerjakan kapanpun.

Bahkan Umroh Mufradah tidak terikat oleh waktu.

Jenis Umroh Mufradah ini dapat dilakukan selama memiliki niat atau kemauan.

Tidak hanya itu, jemaah perlu tahu jika jenis umrah ini dapat dikerjakan pada bulan haji pula.

Meski begitu ibadah umrah ini tidak bisa dihubungkan dengan haji tamattu.

- Umroh Tamattu

Selain jenis Umroh Mufradah, jenis umrah berikutnya yang perlu kamu tahu adalah Umroh Tamattu.

Umroh Tamattu adalah umroh yang berkaitan dengan ibadah haji Tamattu.

Ibadah Umrah Umroh Tamattu dikerjakan pada bulan-bulan haji.

Umrah ini dilaksanakan terlebih dahulu, setelah selesai baru dilanjutkan dengan ibadah haji.

Meskipun berbeda, cara pelaksanaan umrah ini sama dengan Umroh Mufradah.

Syarat Visa Umroh, Siapkan 11 Dokumen Ini

Mulai 2 April 2019, Penerbangan Umroh Citilink Buka Rute Solo-Jeddah

Tonton juga:

Waktu Terbaik Melaksanakan Ibadah Umrah

1. Awal Tahun

Pada awal tahun masehi menjadi waktu yang tepat untuk menjalankan ibadah umrah.

Menjalankan umrah di awal tahun, bisa memotivasi diri kamu agar di awal tahun.

Untuk membuka lembaran baru dan semangat baru.

Dengan begitu, kamu akan memperoleh semangat beribadah lebih baik di sepanjang tahun.

Shopee Siapkan Big Ramadan Sale, Ada Hadiah Ibadah Umroh hingga Potongan 90 Persen

Beli Tiket Mudik dan Liburan di Blibli.com, Diskon hingga Rp 5 Juta Plus Gratis Paket Umroh

2. Akhir Tahun

Selain awal tahun, kamu juga bisa berangkat umrah ketika akhir tahun.

Akhir tahun menjadi waktu yang favorit bagi para jemaah untuk beribadah umrah.

Banyak jemaah yang ingin melewatkan pergantian tahun dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Bulan Ramadan

Waktu favorit lain bagi para jemaah yang ingin menjalankan ibadah umrah adalah ketika bulan Ramadan.

Berangkat umrah di bulan ramadan membuat kamu merasakan kenikmatan berpuasa di Mekkah.

Suasana ramadan yang khidmat akan membuat ibdah umrahmu semakin khusyuk.

Oleh karenanya, umrah di bulan Ramadan pasti dipadati oleh jemaah.

Jika kamu ingin mendapatkan kesempatan umrah di bulan Ramdan, sebaiknya memesan paket umrah di jauh-jauh hari.

Karena pada bulan ramadan biasanya tarifnya akan naik berkali lipat.

Bisa Umrah Backpacker ke Tanah Suci dengan Bujet Rp 8 Juta, Kok Bisa?

Kelemahan Umrah Backpacker: Jemaah Tak Banyak Tahu Tentang Tata Cara Umrah

4. Pada Maret - Mei

Arab Saudi memiliki iklim yang sangat berbeda dengan iklim yang ada di Indonesia.

Saat musim panas suhu udara mencapai 45 derajat celcius, dan berlangsung pada Maret hingga Agustus.

Sementara pada musim dingin, suhu udaranya mencapai minus tiga derajat dan berlangsung pada September hingga Februari.

Oleh karena itu, waktu terbaik untuk beribadah umrah adalah ketika Maret hingga Mei.

Karena pada bulan tersebut, cuaca tidak terlalu panas dan dingin.

Pada waktu tersebut membuat jemaah lebih nyaman untuk beribadah umrah.

5. Sebelum atau Sesudah Musim Haji

Bagi jemaah yang ingin beribadah umrah dengan lebih nyaman dan santai, waktu sebelum atau sesudah musim haji bisa menjadi pilihan.

Karena pada waktu tersebut, keadaan di tanah suci jauh lebih lenggang daripada bulan lainnya.

Jemaah umrah bisa memanfaatkannya untuk beribadah lebih khusyuk tanpa berdesak-desakan.

Selain itu, dengan suasana yang kondusif kamu bisa berdoa di tempat-tempat mustajab seperti Maqam Ibrahim dan Hijr Ismail.

6. Saat Musim Liburan Panjang atau Liburan Sekolah

Bagi jemaah yang ingin beribadah umrah bersama keluarga, bisa memilih waktu ketika momen liburan panjang dan liburan sekolah.

Karena pada waktu tersebut anak-anak sedang menjalani waktu liburan sekolah.

Selain itu, bagi kamu yang masih berstatus karyawan bisa memanfaatkan momen liburan panjang untuk beribadah umrah.

Tidak hanya beribadah, umrah di momen liburan bersama keluarga bisa membagun kebersamaan selama di Mekkah.

Liburan Artis - Usai Umrah, Maia Estianty Lanjut Liburan Lagi ke Afrika Selatan

5 Hal Penting yang Wajib Diketahui Saat Pertama Kali Umrah

(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)

Ikuti kami di
Penulis: Ayu Miftakhul Husna
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved