Breaking News:

Sepinya Makam Ade Irma Suryani, Putri AH Nasution yang Gugur dalam Peristiwa G30S

Sepi dan lengangnya pekuburan Ade Irma dikarenakan lokasi makam yang jauh dari pandangan serta tidak adanya papan informasi tentang makam itu.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Diorama Jendral Besar AH Nasution di Museum Jendral Besar A H Nasution Jalan Teuku Umar no 40, Menteng, Jakarta Pusat. 

Sementara, seng yang menutup seluruh sisi selatan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, mulai dari proyek pembangunan Masjid Kantor Wali Kota hingga Pos Pemadam Kebakaran menutup makam Ade Irma Suryani Nasution.

Bagi pengunjung yang ingin mengunjungi makam Ade Irma, mereka harus berjalan kaki melewati tempat sampah dan menyusuri jalan setapak di sepanjang barak Satpol PP Jakarta Selatan.

Berdampingan dengan puing serta sejumlah material proyek pembangunan masjid, makam Ade Irma terlihat menyendiri.

Mengenang Peristiwa G30S, Ini Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Monumen Pancasila Sakti

Suasana tersebut sangat kontras dengan ramainya suasana saung dan barak Satpol PP yang ramai anggota Satpol PP ataupun pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang tengah beristirahat.

"Karena ketutup, jadi, orang nggak banyak tahu, makanya sepi sekarang ini. Sayang banget, padahal Ade Irma kan bisa menjadi contoh untuk anak-anak, kisahnya bisa jadi gambaran buat anak-anak untuk mengenang pahlawan," ungkap Ari (55) warga Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019).

Makam Ade Irma Suryani Nasution di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019).
Makam Ade Irma Suryani Nasution di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2019). (Warta Kota/Dwi Rizki)

Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Jakarta Selatan itu berharap agar Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan dapat membuka akses masuk bagi pengunjung.

Sehingga, masyarakat dapat dengan mudah mengakses makam.

"Kalau bisa aksesnya dibuka, karena sayang banget pager ditutup sekarang ini," jelasnya.

Seperti diketahui, Ade Irma Suryani Nasution gugur dalam penyergapan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tanggal 6 Oktober 1965 silam.

Mengenang Peristiwa G30S di Museum AH Nasution, Ada Barang Peninggalan Ade Irma Suryani

Putri bungsu Jenderal Besar Abdul Harris Nasution itu tewas ketika menjadi tameng untuk ayahnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved