Breaking News:

Cara Mengemas Durian Supaya Tidak Bau saat Dibawa Naik Pesawat

Kamu wajib mengemas buah durian dengan rapi sampai tidak menimbulkan bau jika ingin tetap membawa durian sebagai oleh-oleh.

Instagram.com/ @bettysugito
Ilustrasi buah durian Durian Mao Shan Wang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pengemar durian sering menjadikan durian sebagai buah tangan untuk teman atau keluarga yang merupakan penyuka durian lainnya.

Hal itu terkadang mengharuskan durian yang memiliki bau yang sangat khas dan menyengat untuk masuk kabin pesawat bila dibawa lintas pulau bahkan negara.

Pihak maskapai memperbolehkan calon penumpangnya untuk masuk dan membawa durian ke pesawat.

Namun, kamu harus pastikan untuk membungkusnya dengan rapat agar tidak mengeluarkan bau yang menyengat.

Membawa durian masuk ke pesawat diperbolehkan dengan berbagai prosedur khusus mulai pengangkutannya, standar kemasan, dan prosedur penanganan mulai di warehouse, penarikan ke pesawat, sampai dengan dimuat ke dalam compartment pesawat.

Hal itu menjadi kebijakan karena tidak semua orang suka bahkan tahan dengan bau durian.

Kamu wajib mengemas buah durian dengan rapi sampai tidak menimbulkan bau jika ingin tetap membawa durian ke pesawat sebagai oleh-oleh.

TONTON JUGA :

Gua Jomblang, Wisata Yogyakarta di Dalam Perut Bumi yang Menantang Adrenalin

Rekomendasi 11 Restoran Jepang di Yogyakarta, Harga Bervariasi Mulai Rp 15 Ribuan

Pesawat N250 Gatot Kaca Karya BJ Habibie Akan Disimpan di Museum Dirgantara Yogyakarta

Pengemasan durian tersebut agar nantinya bau buah tidak merembes ke pesawat.

Jika sudah tercium maka akan ditindak lanjuti.

Zainal Abidin pencetus ide pengemasan durian dari Kota Medan, Sumatera Utara, dari pemikiran yang teramat sederhana.

Zainal Abidin atau yang dikenal pemilik dari usaha Durian Ucok di Kota Medan.

Ucok sapaan akrabnya membagikan cara mengemas durian dengan rapi agar tidak terdeteksi di pesawat.

Pertama, kulit durian dibelah.

Isi buah lalu dimasukkan ke kotak plastik.

Kotak yang sudah ditutup rapat kemudian dilakban rapat.

Sesudah itu, kotak tersebut dimasukkan ke plastik bening.

Sekali lagi, kemasan itu dilakban lagi.

"(Pengemasannya) empat lapis, Coba satu lapis gagal, masih bau. Dua lapis juga gagal, sampai empat lapis, baru tidak bau," sebut Ucok yang telah mendirikan usaha duriannya seja 1985 ini.

Jangan lupa untuk bersihkan bagian luar wadah plastik tersebut dari durian yang menempel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved