Pantai Ngeledakan Ciut, Surga Tersembunyi di Malang yang Masih Terjaga Keindahannya

Pantai Ngeledakan Ciut berada sejajar di area Pantai Ngliyep yang berlokasi di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Pantai Ngeledakan Ciut, Surga Tersembunyi di Malang yang Masih Terjaga Keindahannya
Istimewa
Keindahan Pantai Ngeledakan Ciut, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang Minggu (14/7/2019). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pantai Ngeledakan Ciut berada sejajar di area Pantai Ngliyep yang berlokasi di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Berbeda dengan Pantai Ngliyep, untuk menjangkau Pantai Ngeledakan Ciut butuh perjuangan ekstra.

Pengunjung harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer untuk menikmati keindahan Pantai Ngeledakan Ciut.

Meski demikian, kamu dijamin tak akan lelah karena sepanjang perjalanan kamu disuguhi panorama jajaran hutan bambu dan pohon palem. 

Setelah membayar tiket seharga Rp 15 ribu per orang.
Pengunjung bisa menitipkan kendaraan di area parkir Pantai Ngliyep.

Ikuti arah jalan ke Bukit Gunung Kombang, hingga menemukan petunjuk jalan yang bertuliskan 'Pantai Ngeledakan Ciut' di sisi kiri jalan.

Kemudian pengunjung langsung disuguhi hamparan jalur selebar tak lebih dari 1 meter dengan hamparan luas pepohonan yang rindang.

TONTON JUGA :

Daftar Tiket Pesawat Murah ke Jepang via Bandara Internasional Osaka

Pertama Kali Liburan ke Jepang, Simak Panduan 1 Hari Keliling Osaka

Deretan Tempat Wisata di Parepare, Kampung Halaman BJ Habibie

Jangan ragu untuk kembali, ikuti jalur yang tampak dan tetap perhatikan petunjuk jalan.

Begitu semakin masuk kedalam, suara ombak pantai tampak begitu dekat.

Suara ombak pantai tak sedekat lokasi Pantai Ngeledakan Ciut dan perjalanan masih panjang.

Semakin kedalam, pengunjung akan menemui jajaran pohon bambu yang yang masih sangat rindang.

Bahkan sinar matahari seperti tak bisa menembus hutan bambu itu.

Rapat sekali memang.

Tetap ikuti arah jejak jalan yang sudah ada.

Suara ombak pantai lambat laun tak terdengar.

Itu artinya trek menanjak bakal menjadi santapan untuk dihadapi.

Pastikan pengunjung membawa sepatu gunung untuk kenyamanan dan pasti aman.

Setelah menanjak dan menapaki jalanan turun, suara gemuruh ombak semakin dekat. Tanda Pantai Ngeladakan Ciut sudah didepan mata.

Usai terbebas dari hamparan pepohonan, kamu bakal disambut hamparan luas pasir dengan ombak yang tak terus deras menggerus bibir pantai.

Itu artinya pengunjung sudah sampai di Pantai Ngeledakan Ciut.

Sejatinya di area Pantai Ngeledakan Ciut ada beberapa kondisi pantai yang berbeda.

Ada Pantai Karangdowo, Pantai Ngeladakan Ombo dan muara yang memiliki air tawar jernih.

Pantai Ngeledakan Ciut memang relatif masih sepi. Pasir di sana masih begitu bersih. Begitu juga airnya yang masih jernih. Hampir tak ada sampah sepanjang mata memandang.

Angin sepoi-sepoi nan sejuk, tak cukup menikmati pantai ini dalam tempo waktu 2 sampai 3 jam. Berkemah semalam mungkin adalah solusi terbaik.

Setelah itu, cobalah berjalan ke arah timur hingga menemukan sebuah muara seperti sungai dengan air yang tenang. Air di sana masih sangat jernih.

Dasar pasir masih tampak begitu jelas dengan ikan-ikan kecil yang di dalamnya.

Pengunjung bisa berenang di Pantai Ngeledakan Ciut karena air relatif dangkal.

Air tawar di sana juga relatif tenang.

Namun harus tetap berhati-hati.

Berjalan lagi ke arah timur, pengunjung akan menemukan pantai dengan gugusan batu nan indah.

Pantai ini berbentuk seperti cekungan yang menjorok ke dalam alias teluk. Bebatuan bisa jadi  spot foto yang indah.

Salah satu pengunjung, Nesya Wita Cantika asal Bekasi, Jawa Barat, awalnya ingin menyerah dalam perjalanan menuju Pantai Ngeledakan Ciut.

Tapi begitu menginjak kaki di pantai, rasa lelah itu seketika sirna.

"Masih bersih banget. Sepi juga, seperti pantai milik sendiri. Masih asri banget pantainya. Gak nyangka juga ada area seperti muara. Airnya tawar jadi bisa main air di sana," ujar gadis yang baru saja menyelesaikan studi di salah satu PTN di Malang itu, Minggu (14/7/2019).

Sementara itu, pengunjung lain, Warno asal Pakisaji lebih memilih berkemah di area Pantai Ngeledaka Ciut.

Ia bersama istrinya kerap kali menghabiskan waktu di Pantai Ngeledakan Ciut.

"Sering pergi kesini. Cari ranting akar juga buat kerajinan di rumah. Gak puas kalau gak berkemah," beber Warno.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara menerangkan, wilayah Malang Selatan sejatinya banyak memiliki pantai yang masih kurang terekspose, namun memiliki panorama masih asri.

Pihaknya juga sudah mulai mepromosikan pantai-pantai tersembunyi selain di Pantai Ngeledakan Ciut.

Made menerangkan Malang Selatan tidak hanya punya Pantai Balekambang. Masih banyak pantai lain yang bisa dijelajahi.

"Kami menargetkan, setidaknya 500 ribu wisatawan bakal berkunjung ke berbagai destinasi yang ada di kabupaten. Termasuk berbagai destinasi wisata di pantai area Malang Selatan," ujar Made.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Indahnya Pantai Ngledakan Ciut Malang, Pantai 'Tersembunyi' di Balik Bambu Serasa Milik Sendiri

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved