Liburan Akhir Pekan

3 Tempat Wisata di Jogja yang Ada dalam Lagu Didi Kempot, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Jogja tidak luput dari lokasi kisah ambyar dalam lagu Didi Kempot. Berikut ini adalah 3 obyek wisata di Jogja yang ada dalam lagu Didi Kempot.

3 Tempat Wisata di Jogja yang Ada dalam Lagu Didi Kempot, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Instagram/widarkohartono
Sunset di Embung Nglanggeran 

Berkunjung ke obyek wisata bersama gebetan atau pacar memang menyenangkan.

Kenangan indah seolah menjadi jejak tak kasat mata nan abadi di tempat yang telah dikunjungi berdua.

Namun, kenangan indah itu akan sirna jika hubungan kamu dengan dia tidak berjalan sesuai rencana.

Kandas atau putusnya hubungan asmara bahkan bisa membuat momen yang sebelumnya indah untuk dikenang itu menjadi galau, menyedihkan, menyakitkan, atau ambyar.

Kenangan seperti itulah yang ada dalam karya-karya The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot.

Beberapa lagu ciptaan-nya menyisipkan kisah kegalauan di balik keindahan berbagai obyek wisata.

Daerah Istimewa Jogja pun tidak luput dari lokasi kisah ambyar dalam lagu Didi Kempot.

Berikut ini adalah 3 obyek wisata di Jogja yang ada dalam lagu Didi Kempot:

1. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis (Instagram/ @joeluluk)

Didi Kempot pernah membuat lagu berjudul Parangtritis yang merupakan salah satu obyek wisata pantai andalan di Jogja.

Saat hari libur atau akhir pekan, pantai ini hampir selalu banyak dikunjungi wisatawan.

Lord Didi Kempot pun menyisipkan kisah galau di pantai dengan panorama sunset yang indah ini.

Berikut adalah penggalan lagu Didi Kempot yang berjudul Parangtritis:

Rasane kepingin nangis yen kelingan Parangtritis, ning ati koyo diiris. Nalika udan gerimis, Rebo wengi, malem Kemis. Ra nyana ra ngira janjimu jebul mung lamis.”

Ini adalah terjemahan dari penggalan awal lagu berjudul Parangtritis tersebut:

“Rasanya ingin menangis kalau ingat Parangtritis, di hati seperti diiris. Saat hujan gerimis, Rabu malam, malam Kamis. Tidak nyangka, tidak mengira, janjimu ternyata cuma manis di mulut.”

Lagu itu mengisahkan tentang seseorang yang ditinggal oleh kekasihnya.

Padahal sebelumnya si dia sudah berjanji ketika berkunjung ke Pantai Parangtritis, tetapi ternyata ia mengingkari janjinya.

Bagi mereka yang mempunyai kenangan indah dengan mantan kekasih di Pantai Parangtritis, siap-siaplah ambyar dengan lagu ini.

2. Malioboro

Malioboro
Malioboro (Explore Wisata)

Siapa yang tidak kenal Malioboro?

Obyek wisata ini bisa dibilang merupakan ikon pariwisata di Jogja. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke Jogja hampir pasti akan mampir ke Malioboro.

Tempat ini pun menjadi latar lokasi dalam lirik lagu Didi Kempot berjudul Malioboro.

Nama Malioboro pun disebutkan dengan jelas dalam lirik lagu ini.

Berikut penggalan lirik di awal lagu berjudul Malioboro:

Lampu bangjo ing prapatan Malioboro. Nganti wengi aku dewean ana kana. Lalu lintas pating sliwer maneka warna. Dha ora ngerti rasane ati ing dada.”

Malioboro, seksenana lelakonku. Nganti saiki tresnaku karo sliramu. Tansah taksiram tetesing eluhku. Nganti suk kapan sliramu eling aku.”

Berikut ini teremahannya:

“Lampu lalu lintas di perempatan Malioboro. Sampai malam aku sendiri di sana. Lalu lintas berlalu-lalang yang beragam. Semua tidak tahu rasanya hati di dalam dada.”

“Malioboro, jadilah saksi kisahku. Sampai sekarang, cintaku untuk dirimu. Selalu kusiram dengan tetes air mataku. Sampai kapan dirimu ingat aku.”

Lagu ini mengisahkan seseorang yang sedang sendiri dalam keramaian Malioboro hingga larut malam.

Itu karena kekasih yang telah pergi meninggalkannya.

3. Gunung Api Purba Nglanggeran

Embung Nglanggeran
Embung Nglanggeran (Look Jogja)

Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan salah satu obyek wisata yang masih relatif baru di Jogja jika dibanding Pantai Parangtritis dan Malioboro.

Sesuai namanya, obyek wisata ini dulunya merupakan gunung api pada zaman purba.

Selain itu, Nglanggeran menyajikan panorama dari ketinggian yang memukau sehingga banyak dikunjungi wisatawan.

Gunung Api Purba Nglanggeran pun menjadi latar belakang kisah galau pada lagu Didi Kempot berjudul Banyu Langit. Berikut ini adalah penggalan lirik lagu Banyu Langit:

Adheme Gunung Merapi Purba, melu krungu swaramu ngucapne apa. Adheme Gunung Merapi Purba, sing ning Nglanggeran, Wonosari, Jogja.”

Berikut ini terjemahannya:

“Dinginnya Gunung Merapi Purba, ikut mendengar suaramu mengucapkan apa. Dinginnya Gunung Merapi Purba, yang di Nglanggeran, Wonosari, Jogja.”

Hampir sama dengan lagu berjudul Parangtritis.

Lagu Banyu Langit juga mengisahkan seseorang yang ditinggal oleh kekasihnya.

Padahal sang kekasih sudah berjanji ketika di Nglanggeran bahwa perginya hanya sebentar saja.

Pesona Pantai Timang, Tempat Wisata di Jogja yang Pernah jadi Lokasi Syuting Running Man

6 Kuliner Dekat Kampus UI Depok yang Murah dan Enak

7 Tempat Wisata di Lembang yang Suguhkan Spot Instagramable dan Kekinian

7 Kuliner Malam di Surabayar yang Selalu Ramai Diburu Wisatawan

Mulai Rp 2,5 Jutaan, Ini Daftar Tiket Pesawat Murah ke Taichung

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul 3 Obyek Wisata Jogja yang Ada di Lagu Didi Kempot, Siap-siap Ambyar

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved