Breaking News:

Rekomendasi Wisata

Menelusuri De Djawatan Benculuk, Hutan Bernuansa Magis di Banyuwangi

De Djawatan Benculuk merupakan hutan di Banyuwangi yang terkenal dengan suasananya yang tenang dan sedikit magis.

Instagram/landofosing.banyuwangi
Wisatawan di De Djawatan Benculuk 

TRIBUNTRAVEL.COM - De Djawatan Benculuk merupakan hutan di Banyuwangi yang terkenal dengan suasananya yang tenang dan sedikit magis.

Hal ini dikarenakan pepohonan di De Djawatan Benculuk menutupi intensitas cahaya yang akan menembus ke dalam hutan.

Lokasi hutan De Djawatan Benculuk sendiri berada di Purwosari, Benculuk, Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Dulunya, hutan De Djawatan Benculuk memiliki nama 'Taman Jawatan'.

TONTON JUGA:

De Djawatan Benculuk sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Setelah bertahun-tahun kemudian, 'Taman Jawatan' ini berganti nama menjadi De Djawatan Benculuk.

De Djawatan Benculuk sering dijadikan tempat untuk penimbunan kayu jati hingga beralih fungsi menjadi tempat wisata alam di Banyuwangi.

De Djawatan Benculuk dilengkapi dengan fasilitas jalan tanjakan untuk pengunjung yang ingin berkeliling menyusuri hutan.

Selain itu, De Djawatan Benculuk juga dilengkapi dengan rerumputan lembut yang bisa digunakan untuk bersantai saat liburan akhir pekan.

Kawasan di De Djawatan Benculuk begitu bersih dan terjaga, sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan alam yang masih asri dan sejuk.

Tak hanya itu, De Djawatan Benculuk juga menyediakan wahana seru yang bisa dicoba oleh pengunjung.

Mulai dari bermain flying fox, naik dokar, hingga bermain mobil mini untuk menjelajah hutan De Djawatan Benculuk.

 Wisata Banyuwangi - Super Instagenic! Hutan De Djawatan yang Mirip Dalam Film Lord of The Rings

Menariknya lagi, ada satu lokasi yang khusus untuk tempat sarang kelelawar di hutan De Djawatan Benculuk.

Kamu bisa jalan-jalan dan melihat habitat kelelawar di hutan De Djawatan Benculuk atau jika beruntung bisa selfie bersama beberapa kelelawar di sana.

Bahkan, kamu akan bisa mendengar suara kelelawar tersebut ketika sedang bangun.

 De Djawatan dan 4 Hutan di Banyuwangi, Ada yang Mirip Film Fantasi

 De Djawatan Benculuk, Pesona Mirip Negeri Dongeng di Banyuwangi

 Hutan De Djawatan di Banyuwangi Selatan, Pepohonannya Mirip dalam Film Lord of The Rings

Selain sebagai habitat kelelawar, De Djawatan Benculuk dijadikan sebagai hutan lindung milik KPH Banyuwangi yang membiakkan pohon trembesi.

Jadi apabila liburan ke De Djawatan Benculuk kamu akan menjumpai adanya Tempat Penimbunan Kayu (TPK) dari hasil hutan milik Perhutani di kawasan Banyuwangi.

Puluhan pohon trembesi di De Djawatan Benculuk merupakan peninggalan Belanda yang masih hidup dan dilindungi hingga sekarang.

Pohon trembesi di De Djawatan Benculuk semakin terlihat menarik karena diselimuti oleh tanaman pakis yang menumpang hidup hampir di seluruh batangnya.

Banyaknya hiasan pohon tersebut membuat nuansa di hutan De Djawatan Benculuk semakin terkesan magis dan mirip dalam film luar negeri Lord of The Ring.

Harga tiket masuk De Djawatan Benculuk hanya Rp 5 ribu saja.

Jadi cocok untuk kamu yang hendak liburan ala backpacker di Banyuwangi.

 Naik Kereta Api dan Bus, Inilah Panduan Transportasi Menuju Hutan Lord of The Rings Banyuwangi

 Liburan di Hutan Lord of The Rings-nya Banyuwangi, Ini Panduan Transportasinya

Dalam film Lord of The Ring terdapat beberapa adegan berlokasi di hutan yang berusia ratusan tahun.

Hutan tersebut minim sekali cahaya dan tampak begitu magis.

Hal ini didukung dengan adanya pepohonan besar yang diselimuti dengan pakis dan dikelilingi oleh bebatuan besar.

Hutan dalam film Lord of The Ring tersebut bahkan ditutupi oleh kabut yang cukup gelap dan membuat jalanan sekitar hampir tidak terlihat.

Hampir sama dengan hutan De Djawatan Benculuk, dimana pepohonan trembesi mampu mencegah masuknya intensitas cahaya matahari yang memberi kesan mirip dengan film Lord of The Ring.

Ilustrasi hutan dalam film Lord of The Ring
Ilustrasi hutan dalam film Lord of The Ring (CORDYCEPS/FLICKR)

 5 Kuliner Ekstrem di India, Cobain Gurih dan Getirnya Rempah Semut Merah

 6 Hutan di Banyuwangi, Ada Wahana Seru untuk Liburan Akhir Pekan

 Mengapa China Hanya Punya Satu Zona Waktu Resmi Meski Wilayahnya Luas? Begini Penjelasannya

 Viral di Medsos, Bentuk Awan Foto Selebgram Ini Selalu Sama Meski Beda Tempat

 8 Menu Sarapan Enak di Semarang, Ada Nasi Ayam hingga Mi Kopyok

 Daftar Daerah Rawan Gempa di Indonesia pada September 2019 yang Wajib Traveler Waspadai

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved