Liburan ke Turki

Traveler Wajib Tahu, Ini 9 Larangan yang Berlaku di Turki

Berikut beberapa larangan yang wajib traveler ketahui ketika liburan ke Turki.

Traveler Wajib Tahu, Ini 9 Larangan yang Berlaku di Turki
mshcdn.com
Ilustrasi memotret seseorang dengan kamera. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Turki termasuk negara yang konservatif, maka tidak heran jika negara ini memiliki aturan dan budaya tertentu yang tidak boleh dilanggar.

Bagi traveler yang baru pertama kali liburan ke Turki, ada beberapa larangan yang wajib traveler ketahui.

Berikut beberapa larangan yang wajib traveler ketahui ketika liburan ke Turki:

1. Larangan memfoto orang lain tanpa izin

Ilustrasi memfoto orang lain.
Ilustrasi memfoto orang lain. (hypebeast.com)

Bagi orang Indonesia, mengambil foto seseorang mungkin menjadi hal yang lumrah di beberapa wilayah.

Namun tidak dengan Turki, di sini budayanya sedikit berbeda dengan di Indonesia.

Di Turki, mengambil foto seseorang secara sembunyi-sembunyi bisa membuat traveler dicap sebagai seorang penjahat.

Tonton juga: 

Terlebih apabila seseorang yang difoto tersebut merupakan wanita berhijab atau fasilitas militer.

Selain itu, memfoto orang tua dan orang yangs edang beribadah tanpa izin mereka, juga merupakan salah satu hal yang kurang sopan.

Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Turki, Cocok untuk Traveler Pecinta Foto

Rekomendasi Tempat Belanja Oleh-oleh Murah di Istanbul, Turki

2. Larangan memperlihatkan telapak kaki saat sedang duduk

Ilustrasi duduk bersila.
Ilustrasi duduk bersila. (pexels.com)

Larangan di Turki berikutnya yang wajib traveler ketahui adalah larangan memperlihatkan telapak kaki saat sedang duduk.

Menurut masyarakat Turki, kebiasaan menunjukkan telapak kaki merupakan hal yang kurang sopan dan cukup menganggu.

Di Turki traveler biasanya akan dipersilakan duduk di atas bantal duduk atau karpet.

Traveler bisa duduk secara bersila ataupun memposisikan kaki ke satu sisi agar telapak kaki tersebut tidak begitu terlihat orang lain.

3. Jangan mudah tersinggung dengan sesuatu yang dianggap umum (baper)

Ilustrasi interaksi antar sesama jenis.
Ilustrasi interaksi antar sesama jenis. (pexels.com)

Meski pernah dicap sebagai negeri yang sekuler, nyatanya masyarakat Turki masa kini sudah mulai kembali menaati aturan interaksi yang diajarkan agama islam.

Aturan ini membatasi interaksi antara laki-laki dan perempuan yang tidak terkait dengan ikatan, termasuk untuk hal berbincang di keseharian.

Oleh karena itu, traveler jangan tersinggung bila diacuhkan oleh sebagian orang ketika sedang berbicara di sana.

4. Larangan melintas di depan orang salat

Shalat
Shalat (Outlookpakistan.com)

Di luar negeri seperti Turki, mungkin traveler akan menemukan orang-orang yang salat di tepi jalan atau di tempat yang bersih di luar ruangan.

Traveler tidak perlu heran dengan hal tersebut, karena hal ini cukup wajar bagi masyarakat di sana.

Namun, traveler juga jangan sampai melintas di depan mereka yang sedang menunaikan ibadah.

Hal ini cukup berisiko karena selain tidak sopan, tindakan ini juga dinilai sebagai tindakan yang kurang pantas.

5. Larangan interaksi dengan tangan kiri

Berinteraksi merupakan aktivitas keseharian manusia.

Dan kebanyakan interaksi tersebut tentu melibatkan peran tangan sebagai sarana untuk menjangkau sesuatu, menunjuk sesuatu, ataupun hal yang lain yang ada keterkaitannya dengan tangan.

Menurut sebagian orang, kedua tangan baik kiri ataupun yang kanan mungkin sama saja.

Namun, orang Turki memiliki pandangannya sendiri, umumnya berinteraksi dengan tangan kanan akan terasa lebih santun dibandingkan dengan menggunakan tangan kiri.

6. Larangan membuat isyarat tangan 'OK'

Simbol OK
Simbol OK (pexels.com)

Di Turki, isyarat tangan 'OK' dengan mengacungkan jempol atau membuat lingkaran dengan jari jempol dan telunjuk bersentuhan dianggap sebagai hal yang tidak sopan dan wajib traveler hindari.

7. Larangan memakai baju terlalu terbuka

Larangan di Turki berikutnya yang wajib traveler ketahui selama liburan ke sana yakni larangan memakai baju terlalu terbuka.

Turki adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim, jadi ada baiknya untuk mengenakan baju yang sopan.

8. Larangan menawarkan makanan dan minuman ke orang lain

Mungkin maksud traveler baik, menawarkan makanan yang traveler makan ke orang lain.

Namun jika di Turki sebaiknya traveler tidak perlu melakukan hal ini, karena dikhawatirkan bisa menyinggung perasaan warga Turki.

Sebab traveler mungkin tak tahu jika mereka sedang menjalankan ibadah puasa.

9. Larangan melanggar hukum

Melanggar hukum selama berada di negeri orang tentu perlu traveler hindari.

Selain larangan di Turki yang telah disebutkan di atas, ada pula norma-norma hukum yang mirip dengan hukum di Indonesia.

Bila ingin cari aman, sebisa mungkin jangan membuang sampah sembarangan, tidak memarkir kendaraan ataupun mengemudi secara sembarangan, serta perhatikanlah lokasi sekitar bila ingin menghisap rokok.

Selain itu, jangan sampai pula traveler merusak fasilitas umum.

5 Tata Cara Membuat Visa on Arrival (VOA) Turki, Siapkan Mata Uang Dolar AS

Liburan ke Turki, Kunjungi 6 Tempat Wisata Gratis di Istanbul

Museum Hagia Sophia, Bangunan Ikonik yang Jadi Tempat Wisata Paling Banyak Dikunjungi di Turki

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved