Menelusuri Kawah Gunung Slamet yang Sering Disangka Seperti Planet Mars

"Mendaki melintasi kawah Gunung Slamet itu seperti berjalan di Planet Mars," kata rekan saya, Wawan, di sela-sela perjalanan mendaki Gunung Slamet.

Menelusuri Kawah Gunung Slamet yang Sering Disangka Seperti Planet Mars
Instagram/gunungslamet_
Puncak gunung Slamet

TRIBUNTRAVEL.COM - "Mendaki melintasi kawah Gunung Slamet itu seperti berjalan di Planet Mars," kata rekan saya, Wawan, di sela-sela perjalanan mendaki Gunung Slamet di Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Dahi saya sedikit mengernyit mendengar ucapan Wawan.

Saya tak membayangkan melintasi jalur di dekat kawah Gunung Slamet yang berstatus sebagai gunung api aktif.

Saat itu, saya mendaki bersama rekan-rekan anggota organisasi Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.

TONTON JUGA


Waktu itu, ada Hesti, Wawan, dan Reza.

Kami mendaki melewati Jalur Bambangan di Purbalingga.

Perjalanan melewati jalur pendakian favorit ke Gunung Slamet ini memang terasa biasa.

Incaran saya adalah pengalaman melewati pinggir kawah Gunung Slamet.

“Paling banyak pendaki Gunung Slamet ya lewat Bambangan dibandingkan jalur yang lain,” ujar Wawan yang juga berprofesi sebagai pemandu gunung bersertifikat resmi.

Pendaki menyusuri jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Purbalingga, Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia.
Pendaki menyusuri jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Purbalingga, Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia.(KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO)

Seperti gunung-gunung lainnya di Pulau Jawa, jalur awal pendakian Gunung Slamet yaitu melewati perkebunan milik warga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved