Gempa Banten, Ratusan Wisatawan Batalkan Liburan ke Kepulauan Seribu

Pasca gempa Banten, tak sedikit wisatawan khawatir dan membatalkan liburan ke Kepulauan Seribu.

Gempa Banten, Ratusan Wisatawan Batalkan Liburan ke Kepulauan Seribu
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pulau Bidadari, salah satu destinasi liburan ke Kepulauan Seribu. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ratusan wisatawan membatalkan liburan ke Kepulauan Seribu, Jakarta untuk keberangkatan Sabtu (3/8) pagi pasca-gempa bermagnitudo 7.4 berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten.

Wisatawan khawatir gempa di Banten menimbulkan tsunami hingga Kepulauan Seribu.

“Total tamu yang membatalkan sekitar 200 orang. Ada tamu-tamu yang ke Pulau Bidadari, Pulau Sepa, Pulau Putri. Akhir pekan ini sudah mulai ramai wisatawan,” kata Chief Executive Officer Bumi Wisata Indonesia, Nena saat dihubungi KompasTravel, Jumat (2/8) malam.

Ilustrasi seismograf, pendeteksi gempa bumi
Ilustrasi seismograf, pendeteksi gempa bumi (YouTube/Motion Loop)

Menurut Nena, mayoritas wisatawan tak paham potensi tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG).

Wisatawan, lanjutnya, mengira potensi tsunami bisa mencapai area Kepulauan Seribu.

“Potensi kerugian pasti ada. Kondisinya tamu sudah bayar,” tambahnya.

Marketing Manager Sheila Tour, Sherly Januarti mengatakan sudah ada sekitar 400 wisatawan untuk keberangkatan pada Sabtu (3/8) pagi.

Pihak Sheila Tour, lanjutnya, pada akhir pekan sedang banyak menangangi perjalanan grup liburan ke Kepulauan Seribu.

“Kebetulan itu empat grup ke Kepulau Seribu dengan tujuan berbeda. Walaupun gempa potensi tsunami itu daerahnya itu di selatan, semua berpikirnya berdampak ke wisata laut. Semua panik. 90 persen itu minta dijadwalkan ulang,” kata Sherly saat dihubungi KompasTravel, Jumat (2/8) malam.

Ia menaksir potensi kerugian yang dialami atas pembatalan wisatawan ke Kepulauan Seribu sekitar Rp 500 juta.

Menurut Sherly, pihak resor tak bisa memberikan pilihan penjadwalan ulang karena status area Kepulauan Seribu masih dinyatakan aman.

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7.4 mengguncang Jakarta dan sekitarnya, Jumat (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.

Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Bumi Menurut BMKG, Traveler Perlu Tahu

Pakar Tsunami BPPT Ungkap Fakta Tentang Potensi Gempa dan Tsunami di Pantai Selatan DIY

Bulan Madu di Bali, Beauty Vlogger Asal Inggris Ikut Rasakan Gempa

Olahraga Paddle ala Menteri Susi, di Kepulauan Seribu Hingga Natuna

Pulau Bidadari, Tempat Terbaik Nikmati Keindahan Jakarta Tempo Dulu di Kepulauan Seribu

3 Hal yang Dilarang Dilakukan saat Menyelam di Kepulauan Seribu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun Twitter miliknya mencatat, gempa berpusat di 7.54 LS,104.58 BT, 147 km barat daya Sumur, Banten dengan pusat di kedalaman 10 km.

Awalnya, BMKG menyebut gempa di Banten berpotensi tsunami.

Dalam perkembangannya, BMKG telah mencabut peringatan dini potensi tsunami akibat gempa Banten.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ada Gempa Banten, Ratusan Wisatawan Batalkan Perjalanan ke Kepulauan Seribu.

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved