Ada Muatan Misterius 89 Kg, Temuan Baru Terkait Hilangnya Pesawat MH370

Temuan baru terkait hilangnya pesawat MH370, ada muatan misterius 89 kg yang ditambahkan setelah lepas landas.

Ada Muatan Misterius 89 Kg, Temuan Baru Terkait Hilangnya Pesawat MH370
YouTube.com
Ilustrasi para ahli penerbangan mengungkapkan misteri pesawat MH370 yang menghilang pada Maret 2014 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hilangnya pesawat MH370 masih menjadi misteri.

Malaysia Airlines MH370 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing hilang dari radar pada 8 Maret 2014.

Ada 239 penumpang dan awak yang ikut dalam pesawat MH370.

Boeing juga telah membuka data-data penting terkait pesawat MH370 kepada tim penyelidik.

Setelah penyelidikan selama satu tahun, ada kesimpulan ada seseorang yang mengemudikan pesawat jatuh di Samudera Hindia.

Instalasi dukungan untuk keluarga korban Malaysia Airlines penerbangan MH370
Instalasi dukungan untuk keluarga korban Malaysia Airlines penerbangan MH370 (IST)

Tim penyelidik mengeluarkan laporan kemungkinan pesawat keluar dari rute.

Namun, tak bisa menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab dalam kasus keluar rute tersebut.

Kemungkinan pesawat sengaja diterbangkan oleh seseorang selama beberapa jam setelah komunikasi terputus.

Dilansir dari Fox News, temuan baru MH370 menyebutkan ada muatan misterius yang dikemukakan oleh insinyur Prancis.

Seorang insinyur Prancis, Ghyslain Wattrelos kehilangan istri dan dua anaknya yang ikut dalam penerbangan pesawat MH370.

Temuan Baru, Pilot MH370 Ternyata Masih Kendalikan Pesawat hingga Saat Terakhir

Tanggapi Klaim Nelayan Indonesia yang Lihat MH370, Ini Pendapat Mantan Wakil Menteri Malaysia

10 Kecelakaan Pesawat Paling Misterius Sepanjang Sejarah Manusia, Hilangnya MH370 Masih Jadi Misteri

Pakar Google Maps Klaim Temukan Pesawat MH370 di Hutan Kamboja, Begini Penjelasannya

6 Kasus Hilangnya Pesawat Ini Tak Kalah Misterus dari MH370, Ada yang Berlokasi di Segitiga Bermuda

Tak Disangka! Ternyata Begini Rupa Dasar Laut Saat Proses Pencarian Pesawat MH370

Wattrelos mengatakan kepada surat kabar Le Parisien bahwa penyelidik Prancis memeriksa penumpang dan bagasi yang dilaporkan dalam pesawat.

"Juga diketahui bahwa muatan misterius 89 kg ditambahkan ke pesawat setelah lepas landas," kata Wattrelos kepada surat kabar itu.

Dikutip dari The Atlantic, penulis dengan spesialis penerbangan, William Langewiesche mengungkap hal yang terjadi pada pesawat hilang termasuk melihat Kapten Zaharie Ahmad Shah.

Kapten Zaharie Ahmad Shah juga dilihat karena terindikasi mempunyai masalah.

Namun, dari laporan tim penyelidik internasional yang beranggotakan 19 orang, kepala penyelidik Kok Soo Chon mengatakan tidak ada bukti perilaku aneh dari pilot Zaharie Ahmad Shah dan co-pilot Fariq Abdul Hamid yang membuat mereka membajak pesawat.

Menurut Langewiesche, malam ketika pesawat hilang, kontrol diambil di kokpit selama periode 20 menit antara 01.01 dan 01.21 dan catatan radar menunjukkan autopilot mungkin dimatikan.

Wattrelos mengatakan dia yakin penerbangan itu sengaja dijatuhkan dan kemungkinan menabrakkan pesawat ke laut.

Puing-puing yang diyakini pesawat MH370 tersebar di pantai Afrika dan Samudera Hindia.

Namun, pencarian Australia, Malaysia dan China tidak bisa mendapatkan lokasi terjatuhnya pesawat.

"Ini akan menjadi bagian dari pertanyaan untuk orang Malaysia," tutup Wattrelos.

Keluarga Penumpang Minta Pencarian Dilanjutkan

Jacquita Gonzales, istri dari korban pesawat Malaysia Airlines MH370 Steward Patrick Gomes, mengatakan ingin pemerintah mengizinkan upaya pencarian.

Keluarga korban dan Menteri Transportasi Malaysia, Antony Loke
Keluarga korban dan Menteri Transportasi Malaysia, Antony Loke (dailystar.co.uk)
Anggota keluarga juga menuntut penyelidikan baru ke dalam misteri Malaysia Airlines.

VR Nathan yang istrinya juga jadi korban pesawat Malaysia Airlines mengatakan, puing-puing tersebut ditemukan di Madagaskar.

"Lima puing baru telah ditemukan di lepas pantai Madagaskar, termasuk satu bagian yang memiliki bagian dari label masih bisa dibaca," kata Nathan.

"Kami ingin pemerintah terus mencari puing-puing ini dan mengumpulkannya seperti teka-teki sehingga kami bisa mendapatkan petunjuk mengenai apa yang terjadi pada pesawat," tambahnya.

Putrinya mengatakan, barang-barang itu ditemukan antara Desember 2016 dan Agustus 2018.

Ia mengatakan penemuan terbaru ini merupakan terobosan besar.

"Kenyataan bahwa puing masih ada dan berarti penyelidikan harus tetap dilanjutkan," katanya.

Keluarga para korban selanjutnya menyerahkan puing-puing tersebut ke Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke pada Jumat di kantornya di Putrajaya, Malaysia.

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan melanjutkan pencarian jika disediakan dengan prospek yang kredibel.

"Kami terbuka untuk proposal, tetapi kami harus memiliki beberapa prospek yang kredibel sebelum kami memutuskan," katanya.

Loke mengatakan pemerintah akan segera memverifikasi hasil temuan.

Lebih dari 30 puing pesawat telah dikumpulkan dari berbagai tempat di seluruh dunia tetapi hanya tiga fragmen sayap yang hanyut di sepanjang pantai barat Samudera Hindia telah dikonfirmasi berasal dari MH370.

Dugaan lokasi terjatuh pesawat Malaysian Airlines MH370
Dugaan lokasi terjatuh pesawat Malaysian Airlines MH370 (news.au)

"Kami akan membutuhkan beberapa petunjuk yang kredibel sebelum kami membuka kembali pencarian," katanya kepada wartawan.

Salah satu bagian yang ditemukan dan dikonfirmasi berasal dari pesawat MH370 termasuk bagian sayap dua meter yang dikenal sebagai flaperon.

Tonton juga:

(TribunTravel/Arif Setyabudi)

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved