4 Fakta Awan Topi Gunung Rinjani, Bukan Pertama Kalinya Terjadi

Fakta fenomena awan topi Gunung Rinjani yang baru-baru ini ramai diperbincangkan traveler.

4 Fakta Awan Topi Gunung Rinjani, Bukan Pertama Kalinya Terjadi
(Dokumentasi Taman Nasional Gunung Rinjani)
Awan topi yang muncul di Gunung Rinjani pada bulan September 2018 

TRIBUNTRAVEL.COM - Fenomena awan topi Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat muncul pada Rabu (17/7/2019).

Foto dan video yang menampilkan uniknya cap cloud alias awan topi Gunung Rinjani pun viral di media sosial.

Seperti julukannya, awan topi tampak indah menutupi sisi puncak Gunung Rinjani bagaikan topi.

Dirangkum TribunTravel, berikut ini fakta-fakta menarik awan topi Gunung Rinjani:

1. Awan jenis stratus

Dilihat TribunTravel dari akun Instagram resmi @infobmkg, awan topi merupakan jenis stratus yang tumbuhnya menyamping, melayang di atas gunung.

Pembentukan awan topi terjadi sebagai akibat dari kondensasi udara lembab dan pendinginan yang dipaksakan naik ke atas karena orografi atau ada gunung dan di atas puncak gunung.

Bentuk lenticular (cekung-cembung) awan dipengaruhi oleh angin lapisan atas pada arah horizontal.

2. Fenomena awan topi Gunung Rinjani sudah beberapa kali muncul

Fenomena awan topi Gunung Rinjani yang muncul pada Rabu (17/7) kemarin bukan pertama kalinya terjadi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Kurnia Yustiana
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved