Ternyata Begini Cara Pilot Beristirahat dalam Penerbangan Jarak Jauh

Bagaimana dengan pilot, apakah harus selalu siaga dengan kemudinya selama berjam-jam?

Ternyata Begini Cara Pilot Beristirahat dalam Penerbangan Jarak Jauh
cnn.com
Ilustrasi pilot 

TRIBUNTRAVEL.COM - Memiliki belasan jam penerbangan dalam sehari tentunya sangat melelahkan bagi pilot dan co pilot.

Jika kamu seorang penumpang dalam penerbangan, tentu bisa dengan mudah beristirahat dengan memejamkan mata.

Namun bagaimana dengan pilot, apakah harus selalu siaga dengan kemudinya selama berjam-jam?

Kapten Martinus Kadayu, Vice President Garuda Indonesia Training Centre mengatakan dalam penerbangan Jakarta-Tokyo yang memakan waktu 8,5 jam, pilot dapat bekerja total 14 jam untuk perjalanan tersebut.

Mulai dari persiapan pemberangkatan hingga mengurus hal-hal pasca pendaratan.

"Jadi memang harus di-manage istirahatnya, jangan sampai kita mau landing malah udah kelelahan duluan," tutur Martin saat KompasTravel berkunjung ke Garuda Indonesia Training Centre (GATC) di Duri, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018).

Ilustrasi Kokpit pesawat
Ilustrasi Kokpit pesawat (abc.net.au)

Martin mengatakan kini pesawat-pesawat baru jarak jauh maupun jarak pendek sudah menggunakan auto mission, atau pengendali otomatis setelah lepas landas.

Saat itulah pilot bisa memanfaatkan waktu untuk beristirahat.

Uniknya ternyata pilot hanya memegang kendali kurang dari lima menit dalam satu lepas landas.

Selebihnya langsung diserahkan pada komputer yang sudah terprogram untuk rute tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved