Ini Alasan Sriwijaya Air Belum Turunkan Harga Tiketnya

Sriwijaya Air yang masuk dalam kategori maskapai medium service belum berminat menurunkan harga tiketnya seperti apa yang dilakukan LCC.

Ini Alasan Sriwijaya Air Belum Turunkan Harga Tiketnya
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) mulai menurunkan harga tiketnya di waktu tertentu.

Kendati begitu, Sriwijaya Air yang masuk dalam kategori maskapai medium service belum berminat menurunkan harga tiketnya seperti apa yang dilakukan LCC.

"Belum (menurunkan harga tiket). Saat ini kan kita baru aja lepas daripada liburan anak sekolah, yang sekarang masih banyak lah, istilahnya orang-orang yang masih harus balik," ujar Direktur Niaga Sriwijaya Air Joseph Tendean di Jakarta, Senin (15/7/2018).

Joseph menjelaskan, saat ini masih masuk shoulder season.

Di mana masyarakat masih ada yang menikmati masa liburan.

Atas dasar itu, pihaknya belum perlu memangkas harga tiketnya lantaran permintaan yang masih tinggi.

"Ini kita sekarang masih di shoulder season jadi belum tepat juga kita mungkin (untuk menurunkan harga tiket)," kata Joseph.

Joseph mengatakan, biasanya pihaknya baru menurunkan harga tiket pesawat saat masuk low season.

Hal itu dilakukan untuk menarik penumpang di saat tingkat keterisian pesawat menurun.

"Tetap ada strategi untuk nurunin harga ya untuk kita bisa mencapai target kita. (penurunan harga tiket saat low season) bisa sampai 15 persen 20 persen," ucap dia.

Seperti diberitakan, penurunan harga tiket pesawat maskapai penerbangan LCC mulai berlaku pada Kamis (11/7/2019) pukul 00.01 WIB.

Maskapai LCC diwajibkan menerapkan tarif 50 persen lebih murah dari tarif batas atas (TBA) yang telah ditentukan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk jadawal penerbangan pukul 10.00 sampai 14.00 waktu setempat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sriwijaya Air Belum Berniat Turunkan Harga Tiketnya Saat Ini"

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved