Tradisi Megibung di Kampung Kepaon, Kampung Islam di Bali

Tradisi ini, kata dia sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Konon, warga Kepaon sedari dulu memang menganut agama Islam Bali.

Tradisi Megibung di Kampung Kepaon, Kampung Islam di Bali
Tribun Bali/Rizal Fanany
Tradisi megibung saat bulan Ramadan di Kepaon, Denpasar. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sabilurahman (37) tampak asyik berbincang dengan rekan sebelahnya sambil menyantap hidangan kedonteng di depannya. 

Menu kedonteng menjadi menu makanan paling dicarinya saat tradisi megibung di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Pemogan, Denpasar, Bali.

Bagaimana tidak? Menu kedonteng jarang sekali disajikan terkecuali pada momen-momen spesial seperti acara pernikahan dan tradisi megibung seperti ini. 

Singkat kata, kedonteng merupakan menu masakan khas di Kepaon dengan bumbu sejenis rendang. Namun tampilannya cukup berbeda karena menggunakan srundeng.

''Selain jadi ajang kebersamaan warga sini, menu kedonteng ini yang paling saya cari-cari,'' tuturnya usai megibung, Rabu (15/5/2019).

Malam itu, ratusan umat muslim Kepaon tampak telah memenuhi masjid sedari sore hari.

Usai menunaikan salat maghrib, mereka duduk bersama membentuk kelompok-kelompok melingkari senampan makanan beralas daun pisang. Satu nampan umumnya dikelilingi 5-6 orang. 

Usai berdoa, mereka tampak lahap menikmati makanan berupa nasi dan aneka macam lauk-pauk. Baik tua maupun muda, semua menjadi satu menikmati hidangan. 

Tokoh Masyarakat setempat, Padani menuturkan bahwa seluruh sajian di tradisi megibung ini merupakan hasil sumbangan sukarela dari warga.

''Jadi tiap-tiap keluarga di sini memasak sendiri makanannya, kemudian diantar ke masjid untuk disantap bersama,'' ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved