6 Aturan Minum Kopi Agar Tidak Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Berikut enam aturan minum kopi agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.

6 Aturan Minum Kopi Agar Tidak Berdampak Buruk Bagi Kesehatan
Pinterest
Buna, kopi khas Ethiopia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kini menikmati kopi bukan hanya sekadar karena suka, tetapi sudah seperti gaya hidup kebanyakan orang.

Hal ini terbuki dari semakin banyaknya kedai kopi yang tak pernah sepi pembeli.

Kini kegiatan ngopi semakin asyik karena sudah disajikan dengan berbagai campuran seperti cokelat, susu atau creamer.

Melansir dari Brightside, berikut enam aturan minum kopi agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.

 1. Pemanis Buatan dan Gula Halus

Hindari mengonsumsi kopi menggunakan pemanis buatan dan gula halus.

Kopi dengan campuran gula buatan akan mengandung lebih tinggi fruktosa, ini dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti obesitas dan diabetes.

 2. Utamakan kualitas daripada kuantitas

Kualitas kopi bervariasi, ini semua tergantung dari pengolahannya.

Permintaan kopi yang tidak sebanding dengan panennya, membuat ada pihak yang menyemprotkan bahan kimia untuk mempercepat pertumbuhan kopi.

Zat kimia seperti pestisida sintetis ini berpengaruh terhadap kesehatan, jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Akan lebih baik memilih kopi organik, meskipun dengan harga yang sedikit mahal.

3. Campuran Kayu Manis

Kayu manis akan membuat rasa kopimu lebih menarik.

Studi membuktikan kayu manis dapat menurunkan kadar gula dan kolesterol di dalam darah.

Campuran kayu manis dalam kopi dapat membantu melindungi tubuh, dari kerusakan karena mengandung antioksidan.

4. Campuran Bubuk Kokoa

Kabar baik untuk penikmat kopi yang sedang diet.

Memberikan campuran bubuk kokoa ke dalam kopi dapat menurunkan berat badan.

Menurut National Institute of health, kakao meningkatkan kognisi dan suasana hati yang positif.

5. Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Kopi memang tidak buruk bagi kesehatan, tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan efeknya akan sebaliknya.

Terlalu banyak kafein yang ada di dalam kopi dapat menyebabkan perasaan cemas, atau rasa pusing berlebihan.

Hal ini juga memengaruhi pola tidur dan menyebabkan kecanduan pada kafein.

6. Jangan Mengonsumsi Kopi Setelah Jam 2 Pagi

Kafein dalam kopi memberikan energi untuk tetap terjaga dan menjadi produktif.

Minum kopi pada dini hari dapat mengganggu kualitas tidur.

Akan lebih baik mengonsumsi kopi pada siang hari, atau jika memang terpaksa, dapat menggantikan kopi dengan teh hitam yang lebih sedikit mengandung kafein.

Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul Menikmati Kopi Tak Bisa Sembarangan, Jangan Minum di atas Jam 2! Ini Alasannya.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved