Punya Kenangan Buruk saat Liburan? Begini Cara Mengatasinya

Memori kita memiliki kecenderungan untuk mengingat akhir suatu kejadian dibanding saat berlangsungnya kejadian itu sendiri.

Punya Kenangan Buruk saat Liburan? Begini Cara Mengatasinya
Pixabay
Ilustrasi liburan di Vila di Bali 

Fakta ini tentu tidak hanya terjadi pada kolonoskopi, tapi juga liburan.

Akhir liburan pastinya akan lebih diingat dibanding liburan itu sendiri.

Sayangnya, seringkali akhir liburan diwarnai dengan perjalanan yang panjang lagi membosankan.

"Anda meninggalkan dan membayar hotel, lalu naik pesawat dan mengangkat barang bawaan, kemudian pulang dan mengeluarkan pakaian kotor. Memang disayangkan bahwa liburan selalu berakhir seperti ini, namun begitulah adanya," turur Ariely.

Hal ini yang mendorong anda untuk mengingat waktu liburan yang telah anda habiskan menjadi lebih buruk dari kenyataannya.

Kabar baiknya, anda juga dapat menata ulang memori anda.

Ariely menyarankan agar anda mengakhiri liburan secara simbolis kemudian hari.

Sebagai contoh, setelah mencuci pakaian kotor, anda dapat melakukan ‘liburan kecil’ tambahan.

Liburan ini dapat berupa aktivitas seperti keliling kota, melihat kembali koleksi foto yang anda ambil saat liburan kemarin, atau kembali menyantap oleh-oleh yang anda bawa dari kota yang anda sempat singgahi.

Melalui aktivitas ini, secara tidak langsung akan terbentuk kesan positif mengenai liburan dalam alam bawah sadar anda, sehingga menciptakan memori baik yang dapat anda nikmati dalam jangka panjang.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Mengatasi Kenangan Buruk saat Liburan? Begini Caranya

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved