Idul Fitri 2019

Gumuk Pasir Parangkusumo Masih jadi Daya TarikPemudik yang Ingin Laksanakan Salat Idul Fitri.

Keeksotisan gumuk pasir Parangkusumo masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang ingin melaksanakan salat Idul Fitri.

Gumuk Pasir Parangkusumo Masih jadi Daya TarikPemudik yang Ingin Laksanakan Salat Idul Fitri.
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Arie H
Keeksotisan gumuk pasir Parangkusumo masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang ingin melaksanakan salat Idul Fitri. Tak hanya digunakan untuk objek wisata, lokasi ini juga digunakan untuk lokasi ibadah tiap tahunnya. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Keeksotisan gumuk pasir Parangkusumo masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang ingin melaksanakan salat Idul Fitri.

Tak hanya digunakan untuk obyek wisata, lokasi ini juga digunakan untuk lokasi ibadah tiap tahunnya.

Fanora (42) warga Wirokerten, Banguntapan yang kini berdomisili di Jakarta mengatakan bahwa ini adalah kedua kalinya dia melaksanakan salat Id di gumuk pasir Parangkusumo.

Dan dalam kesempatan ini mengajak kerabatnya yang lain untuk merasakan sensasi beribadah di lokasi yang memiliki pemandangan alam.

Dari rumahnya di Wirokerten, ia berangkat sejak pukul 5.30 pagi.

"Ini yang kedua kali, dan kebetulan saudara-saudara juga ada yang datang jadi sekalian ajak kemari. Cari pemandangan yang berbeda, tidak dilapangan," ujarnya.

The Heritage Palace Kartasura Tetap Buka Saat Lebaran

Walt Disney Tulis Catatan Misterius Sebelum Meninggal, Apa Isinya?

Kedai Makan Taiwan Ini Jual Pancake Berbentuk Ayam Panggang

Suasana Heboh Pembeli Berebut Koleksi Terbaru Uniqlo x KAWS di Singapura

Kandhi (54) yang berasal dari Depok, Jawa Barat terkesan dengan salat Id kali ini. Ini adalah pengalamannya pertama kali beribadah di lokasi yang sering digunakan untuk shooting film ini.

"Bagus, beda dengan biasanya. Biasanya di lapangan. Ini sangat menarik. Tahun depan insyaallah ke sini lagi," ujarnya.

Usai beribadah, ia pun mengajak keluarganya untuk berwisata di pantai Parangtritis.

Sementara itu Nur joko, humas PP Muhammadiyah ranting Parangtritis mengatakan jumlah jamaah yang salah id tahun ini mencapai 5314 orang dan infak yang terkumpul sebanyak Rp 57,2 juta.

Dari catatan wartawan Tribun Jogja, angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya dengan jamaah sebanyak 5.169 dan jumlah infak sebesar Rp 53 juta.

"Kalau dari jumlah jamaah tidak banyak perubahan angkanya, tapi dari jumlah infak mengalami peningkatan," papar Nur Joko.

Infak yang terkumpul ini nantinya akan di gunakan untuk perkembangan masjid serta kegiataan jamaah Islam Parangtritis.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Gumuk Pasir Parangkusumo Magnet Pemudik untuk Beribadah Salat Idul Fitri

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved