Polisi Ingatkan Ancaman Ubur-ubur Saat Liburan di Pantai Selatan

Direktur Polair Polda DIY Kombes pol Mansyur menuturkan ubur-ubur datang secara musiman, dan diperkirakan binatang ini akan berdatangan

Polisi Ingatkan Ancaman Ubur-ubur Saat Liburan di Pantai Selatan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Petugas SAR bersama relawan melakukan proses penyisiran ke arah timur disepanjang pesisir dari Pantai Parangtritis sampai Pantai Parang Endog. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pengamanan pariwisata turut menjadi fokus kepolisian dalam operasi Ketupat Progo 2019.

Selain melancarkan arus lalu lintas menuju lokasi wisata, juga difokuskan pengamanan di tempat-tempat wisata yang berpotensi jatuhnya korban, misalnya kecelakaan laut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah wisata pantai, seperti pantai Parangtritis dan pantai lainnya yang sering terjadi kecelakaan laut.

Direktur Polair Polda DIY Kombes pol Mansyur saat ditemui di Polda DIY mengatakan untuk memaksimalkan pengamanan pantai, pihaknya telah bekerjasama dengan instansi Sar Linmas yang ada di tiap pesisir dan masyarakat.

Salah satu yang diwaspadai adalah serangan ubur-ubur. Ia menuturkan ubur-ubur datang secara musiman, dan diperkirakan binatang ini akan berdatangan selama libur Lebaran ini.

"Di tahun-tahun kemarin ada wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Sekarang kalau ada laka ubur-ubur kita sudah mengantisipasi dan lebih mempersiapkan diri. Ada tekniknya, misalnya dengan cuka, itu efektif," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau agar setiap wisatawan yang datang ke pantai untuk tidak mandi di air. Tak hanya ancaman ubur-ubur saja, karakter pantai di DIY berbahaya bagi orang karena dapat menyebabkan terseret ombak, bahkan di beberapa pantai juga terdapat palung yang dalam.

Mansyur mengatakan, penyebabnya wisatawan terseret ombak lantaran tidak pahamnya mereka dengan karakter laut di pesisir DIY.

"Rata-rata korban dari luar Jogja, kalau dari jogja udah sudah tahu karakternya. Kalau wisatawan dari luar daerah, pasti datang maunya mandi. Tapi mereka tidak tahu ada bahaya yang membahyakan jiwa sendiri," ungkapnya.

Ia pun menjelaskan, dengan karakteristik pantai di DIY disarankan untuk tidak berenang. "Ketika ada gulungan ombak berarti masih dangkal, tapi kalau rata berarti ada palung di situ," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Polisi Waspadai Serangan Ubur-ubur di Kawasan Wisata Pantai Saat Libur Lebaran

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved