Lebaran 2019

Dinilai Lebih Irit, Warga Ujung Pesisi Bali Mudik ke Lombok Naik Jukung

Sekitar 25 KK warga Banjar Dinas Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali mudik mengunakan jukung.

Dinilai Lebih Irit, Warga Ujung Pesisi Bali Mudik ke Lombok Naik Jukung
Tribun Bali/Saiful Rohim
Nurfiah memeriksa kondisi jukung di Pesisir Pantai Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Minggu (2/6/2019). Rencananya Nurfiah akan mudik menggunakan jukung tersebut. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sekitar 25 KK warga Banjar Dinas Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali mudik mengunakan jukung.

Mereka berencana mudik jelang Hari Raya Idul Fitri dan sebagian mudik justru setelah Hari Raya Lebaran.

Nurfiah, warga Ujung Pesisi mengungkapkan, warga yang mudik mengunakan jukung berprofesi sebagai nelayan.

Biasanya mereka mudik bersama istri dan anak.

"Warga Ujung Pesisi sudah biasa mudik mengunakan jukung," kata Nurfiah, Minggu (2/6/2019).

Para laki-laki yang mudik hanya bersama istrinya, biasanya berangkat sekitar pukul 03.00 Wita.

Sedangkan mereka yang membawa istri dan anak, berangkat pukul 06.00 Wita agar anaknya tidak kedinginan di laut.

Perjalanan dari Pantai Ujung Pesisi ke Lombok sekitar 2 - 2,5 jam.

"Dari Ujung Pesisi ke Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, dan Lombok Tengah jarak sekitar 2 sampai 2,5 jam. Itu sudah sampai di rumah. Kalau pakai ferry bisa 5 sampai 6 jam," ungkap Nurfiah.

Ditambahkannya, setiap tahun warga akan mudik memakai jukung karena lebih irit, baik waktu dan material.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved