Jathilan Alias Jarang Kepang, Tarian Tertua di Tanah Jawa Simbol Kegagahan Prajurit Perang

Jathilan sendiri berasal dari dua kata dalam Bahasa Jawa, yaitu Jan yang artinya benar-benar, dan thil-thilan yang berarti banyak gerak.

Jathilan Alias Jarang Kepang, Tarian Tertua di Tanah Jawa Simbol Kegagahan Prajurit Perang
tribunjateng/yayan isro roziki
Jathilan di Kota Lama Sedot Ratusan Pengunjung, di sekitar Taman Srigunting, tampak ramai, Minggu (10/8) sore. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tahukah Anda mengenai tarian tertua di tanah Jawa?

Jawabannya adalah Jathilan atau yang biasa disebut Jaran Kepang.

Jathilan sendiri berasal dari dua kata dalam Bahasa Jawa, yaitu Jan yang artinya benar-benar, dan thil-thilan yang berarti banyak gerak.

Istilah ini umumnya lebih banyak digunakan oleh masyarakat di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dalam tari Jathilan, para penari terlihat mempertontonkan banyak aksi yang menyimbolkan kegagahan seorang prajurit di medan perang.

Mereka bergerak bak aksi menumpas musuh dengan pedangnya sambil menunggangi kuda yang berderap kencang.

Namun dalam aksinya, penari jathilan tak menunggangi kuda sungguhan, melainkan menggunakan kuda tiruan yang dibuat dari anyaman bambu atau kulit binatang.

Kuda ini kemudian disebut sebagai kuda kepang.

Kesurupan dan makan pecahan kaca
Penari Jathilan biasanya tampil dalam balutan kostum prajurit yang berwarna merah, kuning, atau hitam.

Bentuk pakaiannya berupa kemeja atau kaus lengan panjang, setagen, ikat pinggang bergesper, selempang bahu, celana sebatas lutut, selendang pinggang, kain ikat kepala, dan hiasan telinga.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved