Lebaran 2019

Asal Usul dan Sejarah Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia

Lebaran menjadi momen sebagain besar masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman atau yang sering disebut dengan mudik.

Asal Usul dan Sejarah Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia
indonesiautosblog.com
Ilustrasi mudik lebaran menggunakan sepeda motor 

TRIBUNTRAVEL.COM - Lebaran menjadi momen sebagain besar masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman atau yang sering disebut dengan mudik.

Setiap tahunnya menjelang lebaran, mudik menjadi hal yang sering disebut dan didengar.

Tapi tahukah kamu? apa arti mudik, darimana asal-usul kata mudik hingga sejarahnya?

Ternyata istilah mudik itu memiliki arti sendiri lho.

1. Asal-usul kata mudik

ILUSTRASI mudik Lebaran
ILUSTRASI mudik Lebaran (Tribunnews)

Dahulu antara mudik dan lebaran tidak memiliki kaitan satu sama lainnya.

Dalam bahasa Jawa ngoko, Mudik berarti 'Mulih dilik’ yang berarti pulang sebentar saja.

Tonton juga: 

Namun kini, pengertian Mudik dikaitkan dengan kata ‘Udik’ yang artinya kampung, desa atau lokasi yang menunjukan antonim dari kota.

Lantas pengertian ini ditambah menjadi ‘Mulih Udik’ yang artinya kembali ke kampung atau desa saat lebaran.

5 Oleh-oleh Khas Sumedang di Momen Mudik Lebaran

Mudik ke Sumedang? Yuk Coba 5 Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera Ini

2. Sejarah Tradisi Mudik

Ilustrasi mudik lebaran
Ilustrasi mudik lebaran (WARTA KOTA/henry lopulalan)

Sebenarnya tradisi mudik merupakan tradisi primordial masyarakat petani Jawa yang sudah berjalan sejak sebelum zaman Kerajaan Majapahit.

Dahulu para perantau pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam para leluhurnya.

Hal ini dilakukan untuk meminta keselamatan dalam mencari rezeki.

Namun istilah mudik lebaran baru berkembang sekitar tahun 1970-an.

Saat itu Jakarta sebagai ibukota Indonesia tampil menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mengalami perkembangan pesat.

Saat itu sistem pemerintahan Indonesia tersentral di sana dan ibukota negara melesat dengan berbagai kemajuannya dibandingkan kota-kota lain di Tanah Air.

Lebih dari 80 persen para urbanis datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan biasanya hanya mendapatkan libur panjang pada saat lebaran saja.

Momentum inilah yang dimanfaatkan untuk kembali ke kampung halaman.

Hal ini terus berlanjut dan semakin berakar ketika banyak urbanis yang mencoba peruntungannya di kota.

Tidak hanya di Jakarta, tradisi perpindahan penduduk dari desa ke kota juga terjadi di ibukota provinsi lainnya di Indonesia.

Terlebih dengan diterapkan otonomi daerah pada tahun 2000, maka orang semakin banyak mencari peruntungan di kota.

Sama seperti halnya di Jakarta, mereka yang bekerja di kota hanya bisa pulang ke kampung halaman pada saat liburan panjang yakni saat libur lebaran.

Sehingga momentum ini meluas dan terlihat begitu berkembang menjadi sebuah fenomena.

Media juga memiliki andil besar dalam mem-branding kegiatan pulang kampung ini menjadi sebuah tradisi wajib saat lebaran.

Dengan adanya program perusahaan dan pemerintah yang memudahkan kegiatan pulang kampung, tradisi ini pun semakin berakar.

Namun masyarakat memang tidak bisa meninggalkan tradisi mudik ini.

Ada hal-hal yang membuat perantau wajib melaksanakan pulang kampung.

Pertama mudik menjadi jalan untuk mencari berkah karena bisa bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat dan tetangga.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat asal usul daerah bagi mereka yang merantau.

Tradisi mudik bagi perantau di ibu kota juga bertujuan menunjukkan eksistensi keberhasilannya.

Selain itu, juga ajang berbagi kepada sanak saudara yang telah lama ditinggal untuk ikut merasakan keberhasilannya dalam merantau.

Mudik juga menjadi terapi psikologis memanfaatkan libur lebaran untuk berwisata setelah setahun sibuk dalam rutinitas pekerjaan sehingga saat masuk kerja kembali memiliki semangat baru.

Jelang Mudik Lebaran, Lion Air Grup Berikan Diskon 50 Persen untuk Penerbangan Domestik

5 Tempat Wisata Anti Mainstream di Jalur Mudik Non-Pantura Tasikmalaya

Wajib Diunduh, 5 Aplikasi Penting Ini Bantu Mudahkan Perjalanan Mudik Lebaran

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved