Akankah Maskapai Turunkan Harga Tiket Pesawat Setelah Tarif Batas Atas Diturunkan?

Melonjaknya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018 lalu membuat mereka terancam tak bisa pulang kampung.

Akankah Maskapai Turunkan Harga Tiket Pesawat Setelah Tarif Batas Atas Diturunkan?
Sydney Morning Herald
Bandara Sydney 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jelang momen mudik Lebaran Idulfitri 2019, mahalnya harga tiket pesawat masih menimbulkan kecemasan di masyarakat.

Melonjaknya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018 lalu membuat mereka terancam tak bisa pulang kampung.

Awal 2019 lalu, publik membuat petisi online untuk meminta agar harga tiket pesawat di turunkan segara.

Desakan besar publik itu sempat direspons pemerintah dengan meminta maskapai menurunkan harga tiketnya.

Sebagai regulator, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga mengambil kebijakan.

Tarif batas bawah tiket pesawat dinaikan dari 30 persen menjadi 35 persen.

Namun, kebijakan itu tumpul. 

Pihak maskapai tetap tutup kuping.

Harga tiket pesawat tinggi meski di low season sekalipun.

Desakan publik kian besar.

Bahkan netizen membuat tagar #PecatBudiKarya sebagai bentuk kekecewaan terhadap Menteri Perhubungan Budi Karya tak bisa menyelesaikan persoalan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi perlu lebih berani untuk mengambil kebijakan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved