Breaking News:

7 Masalah Kesehatan yang Sering Dihadapi ketika Berlibur ke India

Dilansir TribunTravel.com dari laman tripsavvy.com, berikut 7 masalah kesehatan yang sering dialami ketika berlibur ke India.

Hinduism Now Global Press
Kumbh Mela di India 

Penyakit bakteri ini biasanya ditularkan oleh makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi.

Ini menghasilkan demam yang sangat tinggi, berkeringat, muntah, dan diare.

Tindakan pencegahan: Tifoid dapat dicegah dengan vaksinasi oral atau jarum, dan dapat diobati dengan antibiotik.

Tetanus

Tetanus
Tetanus (article1000.com)

7 Kuliner Khas India yang Wajib Dicoba, Ada Pakora yang Mirip Gorengan di Indonesia

Tetanus adalah penyakit bakteri dari spora di bumi dan kotoran hewan, yang masuk ke tubuh melalui luka terbuka.

Ini menghasilkan otot dan kejang yang kaku.

Langkah-langkah pencegahan: Vaksinasi yang efektif tersedia dan semua orang harus diimunisasi.

Rabies

Ilustrasi suntik vaksin rabies
Ilustrasi suntik vaksin rabies (pontianak.tribunnews.com)

Dilihat dari Namanya, Benarkah Bawang Bombai Berasal dari India?

Rabies ada di India, dan kemungkinan kamu dapat digigit anjing liar atau salah satu gerombolan monyet yang berkeliaran di tempat-tempat wisata (seperti Rishikesh).

Monyet sering mencuri makanan dari orang-orang dan kadang-kadang akan menyerang.

Rabies adalah infeksi virus fatal yang ditularkan melalui air liur dan manusia bisa mendapatkannya dari gigitan atau jilatan hewan yang terinfeksi.

Penyakit ini mempengaruhi sistem saraf, menyebabkan halusinasi dan agresi.

Masa inkubasinya pada manusia, sebelum mulai menunjukkan gejala, sangat bervariasi.

Secara umum, itu berkisar dari mana saja antara tiga minggu hingga dua bulan.

Namun, yang lebih jarang, gejalanya dapat mulai dalam satu minggu.

Luka di kepala, leher, atau tangan memiliki lebih banyak risiko infeksi mencapai otak lebih cepat.

Tanda-tanda pertama penyakit mirip dengan flu, sakit kepala, dan kelemahan umum.

Sayangnya, kematian tidak bisa dihindari begitu gejala mulai terlihat.

Langkah-langkah pencegahan: Rabies dapat dicegah dengan menerima serangkaian vaksinasi penuh.

Ada dua opsi - pra-paparan dan pasca-paparan.

Vaksinasi pra paparan terdiri dari serangkaian tiga suntikan vaksin, yang akan ditindaklanjuti dengan tambahan dua dosis booster jika digigit.

Pasca paparan, vaksinasi membutuhkan serangkaian empat suntikan.

Suntikan Rabies Immune Globulin juga terkadang diberikan.

Jika digigit tetapi belum divaksinasi, penting untuk segera mencuci luka setidaknya selama 15 menit dan mencari perawatan medis.

Jika menerima vaksinasi pasca paparan sebelum gejala muncul, itu akan secara efektif mencegah penyakit berkembang.

Kolera

Air terkontaminasi
Air terkontaminasi (passporthealthusa.com)

8 Liburan Mewah yang Bisa Dilakukan di India, Berpesiar di Kerala hingga Ayurveda di Himalaya

Kolera relatif jarang di India dan risiko kematiannya rendah, meskipun sesekali wabah terbatas memang terjadi.

Gejala klasik adalah diare yang berlangsung beberapa hari, yang disebabkan oleh infeksi bakteri di usus.

Ini ditularkan oleh makanan atau air yang telah terkontaminasi dengan kotoran manusia yang mengandung bakteri.

Namun, sebagian besar pelancong tidak berani ke daerah-daerah di mana ada transmisi kolera aktif.

Langkah-langkah pencegahan: Cara terbaik untuk mencegah kolera adalah dengan hanya meminum air botolan dan makan makanan yang dimasak dengan baik di tempat-tempat yang higienis.

Selain itu, bersihkan tangan secara teratur.

Penyakit ini terutama diobati dengan rehidrasi oral dan antibiotik, yang dapat mempersingkat durasinya.

Vaksin tersedia tetapi biasanya tidak dianjurkan

4 Tempat Ngabuburit Asyik di Makassar

5 Tips Liburan Akhir Pekan yang Irit, Nyaman dan Berkesan

Wah, Harga Tiket Masuk Disneyland Hong Kong Naik Lagi

Melihat Lokasi Syuting Film Pokemon: Detective Pikachu di Highland, Skotlandia

Tutup 4 Bulan, Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali

TribunTravel/Ambar Purwaningrum

Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved