AP 1 Lakukan Simulasi Operasional Bandara Internasional Yogyakarta hingga 26 April 2019

PT Angkasa Pura I (Persero) akan melakukan serangkaian simulasi terkait operasional Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) di Kulon Progo.

AP 1 Lakukan Simulasi Operasional Bandara Internasional Yogyakarta hingga 26 April 2019
(KOMPAS.com/ DANI J)
Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut AP I Faik Fahmi, dan Manajer Proyek NYIA dari AP I, Tauchid P berada di lantai dua Bandara NYIA Kulon Progo, yang rencananya dijadikan sebagai calon ruang tunggu bagi penumpang yang hendak terbang. Ruang tunggu ini tengah dalam tahap penyelesaian. Lantainya sudah berkeramik. Dinding terminal sudah dilapisi kaca. 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Angkasa Pura I (Persero) akan melakukan serangkaian simulasi terkait operasional Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA) di Kulon Progo, Yogyakarta.

Kegiatan simulasi tersebut akan dilaksanakan pada 20 hingga 26 April 2019 mendatang.

"Simulasi ini untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjelang dioperasikannya Bandara Internasional Yogyakarta. Hal ini mengingat tingginya trafik penerbangan di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/4/2019).

Rangkaian simulasi tersebut akan menguji sejumlah aspek, mulai dari moda transportasi penunjang dari dan ke bandara hingga kelayakan infrastruktur penunjang pelayanan bandara.

Adapun rangkaian simulasi dimulai dengan kegiatan simulasi keamanan bandara oleh Komite Keamanan Bandara (Airport Security Committee) pada 20 April 2019, simulasi operasional lapangan (24 April 2019), evaluasi simulasi pengoperasian bandara (25 April 2019), dan simulasi gabungan pengoperasian bandara bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti transportasi darat, maskapai penerbangan, petugas imigrasi, dan lainnya (26 April 2019).

Pada 22 April 2019 juga akan dilaksanakan penilaian potensi gangguan dan risiko atau hazard identification and risk assesment (HIRA) oleh maskapai dan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta table top exercise operasi bandara pada 23 April 2019.

Sementara itu, menurut Faik, permintaan slot penerbangan untuk Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih tinggi.

Dengan dialihkannya penerbangan internasional dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta maka permintaan slot penerbangan tersebut dapat diakomodir.

"Aspek keselamatan juga dapat lebih terjamin karena panjang landas pacu Bandara Internasional Yogyakarta sepanjang 3.250 meter lebih panjang dari runway Bandara Adisutjipto," ujar Faik.

Terkait kesiapan moda transportasi pendukung, akan dilakukan uji coba pada 24 April 2019 saat dilakukan simulasi operasional.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved