Jokowi Minta Kuota Haji untuk Indonesia Ditambah Menjadi 250 Ribu Jemaah

Jokowi sempat menyampaikan ke Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud agar kuota haji Indonesia bertambah menjadi 250 ribu.

Jokowi Minta Kuota Haji untuk Indonesia Ditambah Menjadi 250 Ribu Jemaah
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat menunaikan ibadah umroh di Makkah, Senin (15/4/2019) waktu setempat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Arab Saudi telah menambahkan kuota haji sebesar 10 ribu untuk Indonesia.

Namun penambahan kuota haji tersebut belum sesuai dengan harapan Presiden Jokowi.

Jokowi menjelaskan, pihaknya sempat menyampaikan ke Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud agar kuota haji Indonesia bertambah menjadi 250 ribu.

Ini karena masyarakat Indonesia harus menunggu hingga 40 tahun demi bisa berangkat haji.

"Saya sudah menyampaikan ke Raja Salman agar diberikan tambahan lagi, tapi belum dijawab langsung," ungkap Jokowi di Kawasan GBK Senayan Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

"Permintaan kuota kita kemarin 250 ribu karena saya sampaikan calon-calon jemaah haji di Indonesia harus nunggu 35-40 tahun. Berarti kan lahir harus sudah daftar," ungkap Jokowi.

Saat ini, menurut Jokowi, pihaknya masih menunggu jawaban dari Raja Salman terkait penambahan kuota haji Indonesia menjadi 250 ribu.

Sementara terkait penambahan 10 ribu kuota haji adalah permintaan pemerintah Indonesia yang diajukan sejak lama.

"Setelah bertemu Sri Baginda Raja Salman, langsung disampaikan oleh beliau bahwa ini sebenarnya permintaan sudah lama, sudah dijawab beliau secara resmi kita diberi kuota haji oleh beliau alhamdulilah 10 ribu jadi dari 221 ribu menjadi 231 ribu calon jemaah haji," papar Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Temui Raja Salman, Jokowi Minta Tambahan Kuota Haji Jadi 250.000.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved